Semarang (ANTARA) - Kementerian Hukum (Kemenkum) memberi pendampingan perguruan tinggi di Jawa Tengah dalam pendaftaran desain industri sebagai bentuk perlindungan hukum
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkum Jawa Tengah, Tjasdirin, di Semarang, Rabu, menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap desain industri sebagai salah satu fondasi ekonomi berbasis pengetahuan dan kreativitas.
"Desain industri tidak hanya melindungi karya dari klaim pihak lain, tetapi juga meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi produk " katanya dalam.kegiatan penguatan pemahaman dan bimbingan teknis (bimtek) Pendaftaran Desain Industri itu.
Ia menambahkan bimtek tersebut bertujuan menyelaraskan pemahaman teknis penyusunan data administratif maupun substantif yang sesuai dengan ketentuan pendaftaran desain industri.
"Diharapkan semakin banyak inovasi perguruan tinggi yang memperoleh perlindungan hukum dan berkontribusi pada daya saing produk nasional di tingkat global," katanya.
Sementara Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerja Sama Universitas Dian Nuswantoro, Supriadi Rustad, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut dia, Udinus berkomitmen mendukung program Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual sekaligus mendorong para peneliti dan inovator di kampus untuk terus menghasilkan karya.
Kegiatan bimtek tersebut juga diikuti oleh perwakilan dari Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Ngudi Waluyo.
Kemenkum Jawa Tengah juga menyerahkan sertifikat desain industri kepada tiga akademisi atas inovasi yang dihasilkan.
Baca juga: Kemenkum perkuat tupoksi keprotokolan di Jateng