Semarang (ANTARA) - 20 warga binaan pemasyarakatan Lapas Perempuan Semarang, Jawa Tengah, menjalani pelatihan keterampilan menata kecantikan rambut dan kuku sebagai bekal untuk membuka usaha salon saat kembali ke masyarakat usai menjalani masa hukuman.
Kepala Lapas Perempuan Semarang, Ade Agustina di Semarang, Kamis, mengatakan para warga binaan menjalani pelatihan selama 12 hari.
Menurut dia, para narapidana yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut memperoleh sertifikat keterampilan dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Widya Semarang sebagai bentuk pengakuan.
Keterampilan yang diperoleh, lanjut dia, menjadi modal berharga warga binaan di kemudian hari.
"Sertifikat ini dapat menjadi bekal penting ketika warga binaan kembali ke masyarakat, sehingga memiliki keterampilan mandiri untuk membuka usaha ataupun bekerja di bidang kecantikan," katanya.
Ia menyebut kecantikan tidak hanya sebatas penampilan, tetapi juga tentang percaya diri dan peluang usaha di masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga berkesempatan tampil dalam peragaan busana untuk memamerkan hasil pelatihan mereka.
Para warga binaan memamerkan tatanan rambut serta kuku hasil pelatihan dalam kesempatan penutupan pelatihan tersebut.
Baca juga: Ditjen Pemasyarakatan dorong kemandirian warga binaan di Nusakambangan
Napi Lapas Perempuan Semarang dilatih keterampilan salon kecantikan
Jumat, 12 September 2025 7:18 WIB
Para narapidana Lapas Perempuan Semarang mengikuti peragaan busana usai menjalani pelatihan keterampilan KEcantikan di Semarang, Kamis. (ANTARA/HO-Lapas Perempuan Semarang)
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BBPVP Semarang fasilitasi pelatihan gratis perancang busana, targetkan wirausaha baru
11 June 2025 19:46 WIB
Rencang Batik X Jawabku gelar Seminar "Srawung Budaya dan Fashion Show"
06 December 2024 11:31 WIB, 2024
Tunjukkan kecintaan budaya, DWP KJRI Dubai gelar peragaan busana batik
25 October 2024 19:35 WIB, 2024
Peragaan busana karya 21 desainer untuk memperingati Hari Batik Nasional
02 October 2024 18:35 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB
Korlantas Polri kolaborasi dengan Senkom Mitra Polri bangun keselamatan berlalu lintas
21 January 2026 22:07 WIB