Upaya memajukan budaya jadi perhatian pada debat Pilkada Solo
Jumat, 1 November 2024 9:25 WIB
Debat perdana pada Pilkada Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/10/2024). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Upaya memajukan budaya lokal menjadi salah satu perhatian dua peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta pada debat publik.
Pada debat yang terselenggara di Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/10), pasangan Teguh Prakosa-Bambang Nugroho dan pasangan Respati Ardi-Astrid Widayani sama-sama menyoroti soal kekayaan budaya yang ada di kota ini.
"Kami punya visi mewujudkan masyarakat Kota Surakarta yang berbudaya, maju, sejahtera, nyaman, dan berkelanjutan," katanya.
Menurut dia, yang utama adalah menjadikan budaya sebagian bagian utama untuk membangun Kota Surakarta menuju kemajuan.
"Budaya menjadi ciri khas, tidak hanya visi yang digambarkan dengan bangunan cagar budaya, kemudian seni-seni yang ada di kota Surakarta, tetapi juga Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran," katanya.
Teguh Prakosa bersama pasangannya juga berkomitmen untuk menjaga dan melindungi kawasan cagar budaya.
Sementara itu, Respati bersama pasangannya sepakat membawa misi budaya untuk kemajuan Solo.
"Ini yang menjadi modal Solo kian terpandang," katanya.
Respati juga berkomitmen mempertahankan berbagai acara berskala internasional yang selama ini sudah sering terselenggara di Kota Solo.
"Kami juga akan menjalankan diplomasi budaya sekaligus mempromosikan budaya Solo melalui duta seni," katanya.
Sebelumnya, Ketua KPU Kota Surakarta Yustinus Arya Artheswara mengatakan bahwa debat publik ini merupakan salah satu metode kampanye yang dibuat oleh KPU untuk memfasilitasi pasangan calon.
"Diharapkan kepada pasangan calon agar dapat menyampaikan gagasan, visi, misi, dan programnya untuk meyakinkan pemilih di Kota Surakarta," katanya.
Baca juga: Pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin bertemu Jokowi di Solo
Pada debat yang terselenggara di Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/10), pasangan Teguh Prakosa-Bambang Nugroho dan pasangan Respati Ardi-Astrid Widayani sama-sama menyoroti soal kekayaan budaya yang ada di kota ini.
"Kami punya visi mewujudkan masyarakat Kota Surakarta yang berbudaya, maju, sejahtera, nyaman, dan berkelanjutan," katanya.
Menurut dia, yang utama adalah menjadikan budaya sebagian bagian utama untuk membangun Kota Surakarta menuju kemajuan.
"Budaya menjadi ciri khas, tidak hanya visi yang digambarkan dengan bangunan cagar budaya, kemudian seni-seni yang ada di kota Surakarta, tetapi juga Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran," katanya.
Teguh Prakosa bersama pasangannya juga berkomitmen untuk menjaga dan melindungi kawasan cagar budaya.
Sementara itu, Respati bersama pasangannya sepakat membawa misi budaya untuk kemajuan Solo.
"Ini yang menjadi modal Solo kian terpandang," katanya.
Respati juga berkomitmen mempertahankan berbagai acara berskala internasional yang selama ini sudah sering terselenggara di Kota Solo.
"Kami juga akan menjalankan diplomasi budaya sekaligus mempromosikan budaya Solo melalui duta seni," katanya.
Sebelumnya, Ketua KPU Kota Surakarta Yustinus Arya Artheswara mengatakan bahwa debat publik ini merupakan salah satu metode kampanye yang dibuat oleh KPU untuk memfasilitasi pasangan calon.
"Diharapkan kepada pasangan calon agar dapat menyampaikan gagasan, visi, misi, dan programnya untuk meyakinkan pemilih di Kota Surakarta," katanya.
Baca juga: Pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin bertemu Jokowi di Solo
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB
Kapolresta Surakarta resmikan fasilitas Media Center sebagai kado HPN 2026
11 February 2026 16:37 WIB
PHRI Surakarta dorong peningkatan SDM di bidang perhotelan lewat lomba kompetensi
03 February 2026 17:53 WIB
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Kemenkum Jateng verifikasi permohonan warga Indonesia dari WNA asal Yaman
09 February 2026 16:28 WIB