Pemkab Batang sebut daya tampung PPDB 9.368 siswa
Jumat, 21 Juni 2024 16:21 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo. (ANTARA/Dokumen Pribadi)
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebutkan bahwa daya tampung untuk jumlah Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 untuk tingkat sekolah menengah pertama negeri hanya 9.368 siswa.
"Ya, daya tampung peserta 9.368 siswa, padahal data kelulusan siswa sekolah dasar ada 10.207 siswa," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Jumat.
Menurut dia, dari 51 SMP negeri, 47 SMPN di antaranya sudah menggunakan sistem pendaftaran daring sedang empat lainnya menggunakan jalur yaitu SMP Negeri 4 Bawang, SMP Negeri 3 Wonotunggal, SMP Negeri 4 Reban, dan SMP Negeri 4 Blado.
Sebanyak empat sekolah dengan menggunakan sistem luring (offline), kata dia, berlokasi di wilayah pegunungan seperti Pranten, Mojotengah, Silurah, dan Gerlang.
"Adapun, untuk pendaftaran peserta didik baru sudah kami mulai sejak 19 Juni 2024," kata Bambang Suryantoro Sudbyo.
Dikatakan, untuk pendaftaran peserta didik baru jenjang SMP negeri terbagi menjadi tiga jalur yaitu jalur afirmasi yang dimulai pada 19 Juni 2024, jalur zonasi dan perpindahan orang tua 24 Juni 2204, serta prestasi 1 Juli 2024.
"Sedangkan untuk sekolah menengah pertama swasta sudah dibuka juga mulai 19 Juni 2024," katanya.
Ia mengingatkan pada orang tua siswa tetap patuh administrasi dengan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
"Sekarang sudah bukannya sekolah favorit atau tidak favorit. Jadi orang tua dan calon peserta didik bisa mendaftar dimana saja, asalkan bisa memenuhi persyaratan," katanya.
Baca juga: Disdikpora Kudus sosialisasikan mekanisme pendaftaran siswa baru
"Ya, daya tampung peserta 9.368 siswa, padahal data kelulusan siswa sekolah dasar ada 10.207 siswa," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Jumat.
Menurut dia, dari 51 SMP negeri, 47 SMPN di antaranya sudah menggunakan sistem pendaftaran daring sedang empat lainnya menggunakan jalur yaitu SMP Negeri 4 Bawang, SMP Negeri 3 Wonotunggal, SMP Negeri 4 Reban, dan SMP Negeri 4 Blado.
Sebanyak empat sekolah dengan menggunakan sistem luring (offline), kata dia, berlokasi di wilayah pegunungan seperti Pranten, Mojotengah, Silurah, dan Gerlang.
"Adapun, untuk pendaftaran peserta didik baru sudah kami mulai sejak 19 Juni 2024," kata Bambang Suryantoro Sudbyo.
Dikatakan, untuk pendaftaran peserta didik baru jenjang SMP negeri terbagi menjadi tiga jalur yaitu jalur afirmasi yang dimulai pada 19 Juni 2024, jalur zonasi dan perpindahan orang tua 24 Juni 2204, serta prestasi 1 Juli 2024.
"Sedangkan untuk sekolah menengah pertama swasta sudah dibuka juga mulai 19 Juni 2024," katanya.
Ia mengingatkan pada orang tua siswa tetap patuh administrasi dengan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
"Sekarang sudah bukannya sekolah favorit atau tidak favorit. Jadi orang tua dan calon peserta didik bisa mendaftar dimana saja, asalkan bisa memenuhi persyaratan," katanya.
Baca juga: Disdikpora Kudus sosialisasikan mekanisme pendaftaran siswa baru
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang: Anggaran BTT untuk penanganan bencana Rp11 miliar belum perlu digunakan
23 January 2026 21:18 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB