Mendag : Digitalisasi suatu keniscayaan
Rabu, 31 Januari 2024 15:33 WIB
Mendag Zulkifli Hasan berinteraksi dengan para pedagang pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah, Rabu (31/1/2023). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan menyebutkan digitalisasi merupakan suatu keniscayaan di semua bidang termasuk di sektor perdagangan.
"Memang digitalisasi perdagangan satu keniscayaan, makanya saya ajak UMKM, pedagang pasar. Untuk yang senior nggak mudah, perlu belajar lagi, perlu dibimbing, tapi nggak sulit kok," kata Zulkifli Hasan di sela kunjungannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Oleh karena itu, hingga saat ini pihaknya terus menggalakkan pertemuan kerja sama yang melibatkan pedagang pasar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta e-commerce.
"Tujuannya untuk saling melengkapi, kalau nggak maka kita akan ketinggalan," katanya.
Menurut dia, para pedagang pasar diharapkan tidak hanya berjualan secara offline tetapi juga mampu menguasai penjualan online.
"Perlunya UMKM dan pedagang tradisional dilatih, bagaimana cara tampil, cara packaging-nya. Misalnya jual sambal dikemas pakai plastik kan nggak bagus, tapi kalau pakai botol akan lebih bagus," katanya.
Pihaknya mencatat transaksi yang terjadi pada perdagangan digital cukup menggembirakan. Di sepanjang tahun 2023 transaksi pada e-commerce diperkirakan mencapai Rp533 triliun.
Sedangkan pada penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) mencatatkan nilai transaksi hingga Rp25,7 triliun.
Selanjutnya, penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, mendukung potensi pertumbuhan e-commerce.
Pada kesempatan itu, ia meminta pedagang tradisional dan pelaku UMKM tidak terlibat dengan pinjaman rentenir karena merugikan.
"Itu bahaya sekali, bunganya tinggi," katanya.
"Memang digitalisasi perdagangan satu keniscayaan, makanya saya ajak UMKM, pedagang pasar. Untuk yang senior nggak mudah, perlu belajar lagi, perlu dibimbing, tapi nggak sulit kok," kata Zulkifli Hasan di sela kunjungannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Oleh karena itu, hingga saat ini pihaknya terus menggalakkan pertemuan kerja sama yang melibatkan pedagang pasar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta e-commerce.
"Tujuannya untuk saling melengkapi, kalau nggak maka kita akan ketinggalan," katanya.
Menurut dia, para pedagang pasar diharapkan tidak hanya berjualan secara offline tetapi juga mampu menguasai penjualan online.
"Perlunya UMKM dan pedagang tradisional dilatih, bagaimana cara tampil, cara packaging-nya. Misalnya jual sambal dikemas pakai plastik kan nggak bagus, tapi kalau pakai botol akan lebih bagus," katanya.
Pihaknya mencatat transaksi yang terjadi pada perdagangan digital cukup menggembirakan. Di sepanjang tahun 2023 transaksi pada e-commerce diperkirakan mencapai Rp533 triliun.
Sedangkan pada penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) mencatatkan nilai transaksi hingga Rp25,7 triliun.
Selanjutnya, penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, mendukung potensi pertumbuhan e-commerce.
Pada kesempatan itu, ia meminta pedagang tradisional dan pelaku UMKM tidak terlibat dengan pinjaman rentenir karena merugikan.
"Itu bahaya sekali, bunganya tinggi," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemilik kucing di Blora tolak damai, tetap menuntut proses hukum terhadap pelaku
06 February 2026 13:15 WIB
BPSPL Pontianak sosialisasi hasil COP CITES ke-20 ke pelaku usaha di Jateng
02 February 2026 19:02 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB