Logo Header Antaranews Jateng

Gekrafs Solo jadi wadah pelaku ekonomi kreatif

Rabu, 11 Februari 2026 15:26 WIB
Image Print
Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Surakarta di Bale Pangenggar, Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Solo berkomitmen menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terus tumbuh dan berdaya saing.

Ketua Umum DPC Kota Surakarta Chairul Surya Ruhananto di sela pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Surakarta di Bale Pangenggar, Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, Selasa mengatakan Gekrafs adalah gerakan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk belajar, bersinergi, dan berdaya guna.

“Gekrafs berfokus mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif yang saling bersinergi membantu perintah mendorong dan mendukung terwujudnya ekonomi kreatif sebagai masa depan ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia mengatakan 17 subsektor tersebut di antaranya termasuk seni digital, game, fashion, kriya, kuliner, film, musik, dan desain.

“Dalam hal ini, keberadaan Gekrafs sebagai lokomotif pemuda dan kreator untuk berkontribusi nyata bagi negeri,” katanya.

Khusus Gekrafs di Solo, pihaknya mengusung tema Berakar pada Budaya, Bertumbuh dalam Kreativitas.

“Yang ingin kami angkat adalah saat ini Kota Solo memiliki unique selling point yang sangat kuat. Salah satunya, seni dan budaya. Ini menjadi keunggulan yang tidak dimiliki kota lain,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga Kick Off Project Solo Tourism Directory. Chairul menambahkan seni dan budaya ini dapat menjadi key success factor untuk mewujudkan Kota Bengawan menjadi Kota Ekonomi Kreatif. Harapannya, dengan kehadiran Gekrafs Solo dapat menjadi wadah bagi para pelaku ekraf untuk dapat scale up.

“Tentu perlu sinergitas antara pelaku, komunitas, organisasi, akademisi, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mewujudkan itu semua,” katanya.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPC Gekrafs Kota Surakarta yang baru dilantik.

Ia menegaskan amanah yang diemban bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan juga tanggung jawab besar untuk menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi kreatif di Kota Solo.

Ia menilai Surakarta memiliki potensi luar biasa yang tidak hanya berasal dari kekayaan sejarah dan budaya, tetapi juga dari kreativitas masyarakatnya yang terus
berkembang. Ia menegaskan ekonomi kreatif saat ini bukan lagi sektor pelengkap, melainkan telah menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat daya tarik pariwisata kota.

Menurutnya, kehadiran Gekrafs di Kota Surakarta memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi ruang bertukar gagasan, inkubator inovasi, sekaligus jembatan penghubung antara pelaku kreatif, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara luas.

Ia juga mengapresiasi peluncuran Solo Tourism Directory sebagai langkah inovatif dalam memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Surakarta. Menurut dia, direktori tersebut tidak hanya berfungsi sebagai daftar destinasi wisata, tetapi juga menjadi etalase potensi kota yang mengintegrasikan sektor pariwisata, UMKM, kuliner, seni, dan budaya dalam satu sistem yang terintegrasi dan mudah
diakses masyarakat.

“Keberadaan direktori tersebut menjadi langkah visioner dalam menghadapi perkembangan era digital. Dengan dukungan data yang terintegrasi dan narasi promosi yang kuat, Solo akan semakin dikenal sebagai kota budaya yang kreatif, inklusif, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026