Semarang (ANTARA) - Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menargetkan 6.161 mahasiswa baru di 42 program studi yang dibuka pada penerimaan tahun ajaran baru tahun 2024.

"Pada penerimaan mahasiswa baru 2023, kami menargetkan 5.698 mahasiswa baru. Alhamdulillah, tercapai 7.033 mahasiswa," kata Rektor Unissula Prof Gunarto di Semarang, Senin.

Menurut dia, realisasi perolehan mahasiswa baru tahun ini yang mencapai 124 persen dari target menjadi acuan pada penerimaan mahasiwa baru tahun depan.

"Kami mengacunya pada target. Target naik jadi 6.161 mahasiswa baru. Ya, kami berharap realisasinya bisa lebih, sampai 124 persen dari target," ujar Guru Besar Fakultas Hukum Unissula itu.

Ia menjelaskan Unissula membuka tiga jalur pendaftaran, yakni jalur "online" berupa seleksi masuk menggunakan nilai rapor bagi siswa kelas XII atau lulus sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

Kedua, jalur tertulis, yakni ujian seleksi masuk menggunakan tes tertulis yang dilakukan secara "offline" di kampus, dan ketiga jalur prestasi bagi Prodi Kedokteran dan Prodi Kedokteran Gigi.

Gunarto optimistis target raihan mahasiswa baru pada tahun depan bisa tercapai, bahkan terlampaui, sebab Unissula terakreditasi institusi unggul dari BAN-PT dan mayoritas prodi terakreditasi unggul dan A.

"Semua lulusan (Unissula) juga memeroleh pekerjaan kurang dari tiga bulan. Bahkan, banyak mahasiswa Unissula yang telah mendapat pekerjaan sebelum diwisuda karena jaringan dengan dunia industri dan pendidikan," katanya.

Selain itu, kata dia, Unissula tercatat dalam berbagai pemeringkatan, seperti Webometrics sebagai universitas swasta terbaik di Kota Semarang, peringkat 10 PTS di Indonesia, dan rangking 45 PTN dan PTS di Indonesia.

"Unirank, (lembaga pemeringkatan) yang berbasis di Australia menempatkan Unissula pada peringkat ke 56 perguruan tinggi berbasis Islam di dunia. Belum lagi Edurank, Scimago Institution Ranking, dan Times Higher Education," katanya.

Tidak kalah penting, Gunarto mengatakan bahwa Unissula mengimplementasikan "birrul walidain" atau berbakti kepada orang tua dan "takrimul aulad" yakni memuliakan anak atau mahasiswa.

Tak hanya mahasiswa Indonesia, kata dia, Unissula juga membuka kesempatan luas untuk mahasiswa asing melalui kerja sama, misalnya dengan Dongseo University Korea, Hanze University, Rotterdam University Belanda, dan University College Tati Malaysia.

"Kami menyediakan banyak beasiswa, antara ain Khaira Ummah, Beasiswa Hafidz Alquran, Beasiswa Cemerlang, Beasiswa Baznas, Beasiswa Anak Alumni, dan sebagainya. Bagi pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga bisa," pungkasnya.

 
Baca juga: Kemenkumham Jateng paparkan tugas dan fungsi kepada mahasiswa Unissula

Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024