Dua tewas dalam kecelakaan truk timpa mobil di Semarang
Rabu, 7 Juni 2023 16:33 WIB
Kecelakaan truk pengangkut tanah menimpa mobil di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (7/6/2023). (ANTARA/I.C. Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Polrestabes Semarang mengungkapkan dua orang tewas dalam kecelakaan sebuah truk pengangkut tanah menimpa sebuah mobil di Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu.
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan terdapat dua orang korban lain yang merupakan anak-anak akibat insiden tersebut.
"Satu korban yang terjebak di dalam mobil berhasil diselamatkan," kata Yunaldi.
Dua korban meninggal dalam kejadian tersebut merupakan pengemudi dan seorang penumpang mobil yang duduk di kursi depan. Yunaldi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Dia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari petugas gabungan kepolisian, TNI, Basarnas, dan masyarakat setempat dalam membantu proses evakuasi yang berlangsung sekitar empat jam tersebut.
Sementara itu, evakuasi badan truk yang terguling dilakukan dengan menggunakan satu ekskavator. Akibat kejadian itu, kemacetan lalu lintas terjadi di Jalan Prof. Hamka selama proses evakuasi.
Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Agya tertimpa sebuah truk pengangkut tanah di Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu siang, sekitar pukul 11.30 WIB.
Truk pengangkut tanah tersebut melaju dari arah selatan ke utara sebelum akhirnya menabrak Toyota Agya hingga terguling dan terseret beberapa meter.
Baca juga: Truk tanah timpa mobil Agya di tanjakan Ngaliyan Semarang
Baca juga: Petugas evakuasi korban selamat dalam mobil tertimpa truk di Semarang
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan terdapat dua orang korban lain yang merupakan anak-anak akibat insiden tersebut.
"Satu korban yang terjebak di dalam mobil berhasil diselamatkan," kata Yunaldi.
Dua korban meninggal dalam kejadian tersebut merupakan pengemudi dan seorang penumpang mobil yang duduk di kursi depan. Yunaldi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Dia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari petugas gabungan kepolisian, TNI, Basarnas, dan masyarakat setempat dalam membantu proses evakuasi yang berlangsung sekitar empat jam tersebut.
Sementara itu, evakuasi badan truk yang terguling dilakukan dengan menggunakan satu ekskavator. Akibat kejadian itu, kemacetan lalu lintas terjadi di Jalan Prof. Hamka selama proses evakuasi.
Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Agya tertimpa sebuah truk pengangkut tanah di Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu siang, sekitar pukul 11.30 WIB.
Truk pengangkut tanah tersebut melaju dari arah selatan ke utara sebelum akhirnya menabrak Toyota Agya hingga terguling dan terseret beberapa meter.
Baca juga: Truk tanah timpa mobil Agya di tanjakan Ngaliyan Semarang
Baca juga: Petugas evakuasi korban selamat dalam mobil tertimpa truk di Semarang
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub : Pertumbuhan ekonomi Jateng tekan pengangguran dan angka kemiskinan
08 February 2026 5:51 WIB
UMS jadi tuan rumah capacity building Kepala Madrasah Muhammadiyah se-Jawa Tengah
07 February 2026 14:15 WIB
Jateng tetapkan pariwisata-ekonomi halal berbasis syariah prioritas pembangunan 2027
06 February 2026 18:43 WIB
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Pemprov Jateng genjot perbaikan jalan di berbagai wilayah sambut Lebaran 2026
05 February 2026 8:48 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Dinkes Kudus mencatat hanya tersisa dua siswa SMA Negeri 2 yang masih rawat inap
03 February 2026 11:30 WIB
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB
Pemkab bersama TNI/Polri gerak cepat tangani 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga keracunan
29 January 2026 13:25 WIB