Keluarga kelinci akan meriahkan Imlek di Solo
Jumat, 6 Januari 2023 9:16 WIB
Shio kelinci yang terpasang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Solo, Jateng, Kamis (5/1/2023). FOTO ANTARA/Aris Wasita
Solo, Jateng (ANTARA) - Keluarga kelinci dalam bentuk hiasan shio yang dipasang di halaman Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) akan ikut memeriahkan Imlek di Solo tahun 2023 ini.
"Ada keluarga kelinci, ayah, ibu, dan anak kelinci di tengah halaman balai kota, di samping kiri kanan kami pasang lampion lilin, di sebelahnya ada lampion barongsai dan budak ketawa yang bawa uang," kata Ketua Panitia Imlek Kota Surakarta Sumartono Hadinoto di Solo, Kamis.
Yang menarik, kata dia, jika biasanya shio yang terpasang hanya berwujud hiasan, nantinya akan ada inovasi yang ditambahkan, yakni ayah kelinci akan bersuara mengucapkan selamat tahun baru dan tangan ibu kelinci dapat bergerak.
Selain itu, akan ada sebanyak 5.000 lampion yang terpasang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga depan Pasar Gede Solo.
"Ini ada 5.000 lampion, kembali seperti sebelum pandemi, tahun kemarin kan hanya pasang 1.000 lampion. Selain itu juga ada gapura imlek yang sudah terpasang dua hari yang lalu. Kami siapkan sebulan lalu dengan perubahan desain agar yang swafoto tidak bosan," katanya.
Selain lampion dan shio di depan balai kota, akan ada pula 12 shio di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
"Ini semua baru, termasuk desain baru. Sudah beberapa tahun kan tidak ada. Di ujung Gladak juga ada master shio kelinci yang bisa berputar serta dewa uang," katanya.
Ia mengatakan berbagai perubahan tersebut dilakukan agar visi misi panitia imlek terus terjaga, yakni mem-branding Kota Solo sebagai Kota Wisata Imlek.
"Selain itu juga mem-branding kebinekaan yang sekarang sangat luar biasa, multiplier efek agar PKL dapat kesempatan jualan lebih besar," katanya.
Lampion dan shio tersebut akan terpasang hingga 5 Februari. Rangkaian acara Imlek akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh di Balai Kota Surakarta.
"Pada malam Imlek tanggal 21 Januari akan ada penyalaan kembang api. Ada juga kirab barongsai pada tanggal 4 Februari, kemudian ditutup dengan perayaan Cap go Meh di balai kota," demikian Sumartono Hadinoto .
Baca juga: PMS mulai koordinasi dengan Pemkot Surakarta terkait Natal
Baca juga: COVID bertambah, Pemkot Surakarta matikan lampion Imlek
"Ada keluarga kelinci, ayah, ibu, dan anak kelinci di tengah halaman balai kota, di samping kiri kanan kami pasang lampion lilin, di sebelahnya ada lampion barongsai dan budak ketawa yang bawa uang," kata Ketua Panitia Imlek Kota Surakarta Sumartono Hadinoto di Solo, Kamis.
Yang menarik, kata dia, jika biasanya shio yang terpasang hanya berwujud hiasan, nantinya akan ada inovasi yang ditambahkan, yakni ayah kelinci akan bersuara mengucapkan selamat tahun baru dan tangan ibu kelinci dapat bergerak.
Selain itu, akan ada sebanyak 5.000 lampion yang terpasang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga depan Pasar Gede Solo.
"Ini ada 5.000 lampion, kembali seperti sebelum pandemi, tahun kemarin kan hanya pasang 1.000 lampion. Selain itu juga ada gapura imlek yang sudah terpasang dua hari yang lalu. Kami siapkan sebulan lalu dengan perubahan desain agar yang swafoto tidak bosan," katanya.
Selain lampion dan shio di depan balai kota, akan ada pula 12 shio di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
"Ini semua baru, termasuk desain baru. Sudah beberapa tahun kan tidak ada. Di ujung Gladak juga ada master shio kelinci yang bisa berputar serta dewa uang," katanya.
Ia mengatakan berbagai perubahan tersebut dilakukan agar visi misi panitia imlek terus terjaga, yakni mem-branding Kota Solo sebagai Kota Wisata Imlek.
"Selain itu juga mem-branding kebinekaan yang sekarang sangat luar biasa, multiplier efek agar PKL dapat kesempatan jualan lebih besar," katanya.
Lampion dan shio tersebut akan terpasang hingga 5 Februari. Rangkaian acara Imlek akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh di Balai Kota Surakarta.
"Pada malam Imlek tanggal 21 Januari akan ada penyalaan kembang api. Ada juga kirab barongsai pada tanggal 4 Februari, kemudian ditutup dengan perayaan Cap go Meh di balai kota," demikian Sumartono Hadinoto .
Baca juga: PMS mulai koordinasi dengan Pemkot Surakarta terkait Natal
Baca juga: COVID bertambah, Pemkot Surakarta matikan lampion Imlek
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pondok Shabran UMS siapkan kader ulama berwawasan internasional melalui Shabran English Course
29 January 2026 16:14 WIB
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
UMS tembus peringkat dunia bidang pendidikan jadi bukti mutu bertaraf global
28 January 2026 12:55 WIB
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB
UMS dipercaya PP Muhammadiyah kembangkan infrastruktur geospasial persyarikatan
27 January 2026 12:52 WIB
Persis Solo mendaratkan bek Luka Dumancic untuk tambah kekuatan lini belakang
27 January 2026 8:32 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Sumanto ajak masyarakat pahami pesan moral dalam lakon Wayang Kulit Kresna Duta
21 November 2025 17:27 WIB