Pemkot Pekalongan gelar bakti sosial pungut sampah
Sabtu, 1 Oktober 2022 17:21 WIB
Komunitas masyarakat Kota Pekalongan melakukan bakti sosial memungut sampah di sekitar Taman Wisata Air Laut Pasir Kencana Kota Pekalongan, Sabtu (1-10-2022). (ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan)
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, dalam rangkaian memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Bersih-Bersih Sedunia melakukan bakti sosial berupa memungut sampah di area Taman Wisata Air Laut Pantai Kencana dan Kali Loji, Sabtu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Joko Purnomo di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa pada kegiatan ini pihaknya melibatkan organisasi massa, komunitas dan pegiat lingkungan.
"Meski acara bakti sosial dengan persiapan singkat, kami menilai antusias dan dukungan dari seluruh peserta sangat tinggi," katanya.
Menurut dia, kegiatan pungut sampah tidak hanya dilakukan pada Peringatan Hari Bersih-Bersih Sedunia saja namun dapat secara rutin dilakukan sebulan sekali.
"Kami mendorong kegiatan pungut sampah terus dilakukan rutin karena gerakan tersebut sangat membantu untuk pengurangan sampah di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Degayu yang kini sudah melebihi kapasitas," katanya.
Joko Purnomo mengatakan pihaknya optimistis jika pilah sampah dilakukan dengan fokus di semua kelurahan dan bank sampah baik unit maupun induk dapat difungsikan dengan maksimal maka permasalahan sampah dapat tertangani.
"Kami mengajak masyarakat dan pokja perubahan iklim menjadi pionir dalam penanganan sampah di daerah ini," katanya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya mengatakan kegiatan pungut sampah sangat tepat dilaksanakan di wilayah sekitar pantai karena di lokasi itu sering terjadi rob.
"Rob bisa diakibatkan dari banyak sampah juga akan memperparah lingkungan. Oleh kerana itu, mari kita menjaga lingkungan agar bersih dan asri," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Joko Purnomo di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa pada kegiatan ini pihaknya melibatkan organisasi massa, komunitas dan pegiat lingkungan.
"Meski acara bakti sosial dengan persiapan singkat, kami menilai antusias dan dukungan dari seluruh peserta sangat tinggi," katanya.
Menurut dia, kegiatan pungut sampah tidak hanya dilakukan pada Peringatan Hari Bersih-Bersih Sedunia saja namun dapat secara rutin dilakukan sebulan sekali.
"Kami mendorong kegiatan pungut sampah terus dilakukan rutin karena gerakan tersebut sangat membantu untuk pengurangan sampah di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Degayu yang kini sudah melebihi kapasitas," katanya.
Joko Purnomo mengatakan pihaknya optimistis jika pilah sampah dilakukan dengan fokus di semua kelurahan dan bank sampah baik unit maupun induk dapat difungsikan dengan maksimal maka permasalahan sampah dapat tertangani.
"Kami mengajak masyarakat dan pokja perubahan iklim menjadi pionir dalam penanganan sampah di daerah ini," katanya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya mengatakan kegiatan pungut sampah sangat tepat dilaksanakan di wilayah sekitar pantai karena di lokasi itu sering terjadi rob.
"Rob bisa diakibatkan dari banyak sampah juga akan memperparah lingkungan. Oleh kerana itu, mari kita menjaga lingkungan agar bersih dan asri," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir
20 January 2026 15:53 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB