Grobogan dapat alokasi 5.000 dosis vaksin PMK
Senin, 27 Juni 2022 16:43 WIB
Ternak sapi. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Grobogan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendapatkan alokasi 5.000 dosis vaksin yang nantinya disuntikkan untuk ternak sapi karena paling rentan terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Dari alokasi vaksin PMK sebanyak itu, akan difokuskan untuk ternak sapi yang dimiliki masyarakat yang ada di 20 desa di Kabupaten Grobogan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan Riyanto di Grobogan, Senin.
Rencananya, kata dia, penyuntikan vaksin PMK tersebut dijadwalkan Selasa (28/6) dengan sasaran awal 10 desa. Sasaran awal tersebut ditargetkan bisa selesai dalam waktu dua hari hingga hari Rabu (29/6).
Sasaran selanjutnya, menyasar hewan ternak yang dimiliki masyarakat di 10 desa lain yang sudah ditetapkan dengan target maksimal dalam waktu dua hari selesai tersuntikkan semua.
Baca juga: Hewan ternak sehat jadi sasaran vaksinasi PMK di Batang
Untuk persiapan penyuntikan vaksin PMK tersebut, sebanyak 20 orang diikutkan dalam pelatihan penyuntikan vaksin.
Dalam pelaksanaannya nanti, imbuh Riyanto, vaksinator PMK tersebut akan didampingi tenaga teknis yang bertugas melakukan pencatatan hasil pelaksanaan vaksinasi.
Alokasi vaksin yang diterima, diakui, belum sesuai jumlah populasi ternak karena untuk ternak sapi saja jumlahnya mencapai 204.000 ekor dan kerbau sekitar 3.000 ekor. Sedangkan ternak kambing maupun domba belum menjadi prioritas.
Total kasus PMK di Kabupaten Grobogan tercatat sebanyak 1.302 kasus, sedangkan yang sembuh sebanyak 401 kasus dan ada yang dipotong dua ekor dan mati enam ekor. Sedangkan kasus yang masih tersisa ada 893 kasus.
Dalam rangka memutus mata rantai penularan, peternak yang mengetahui ada ternaknya yang mengalami gejala klinis mirip PMK diminta segera melaporkan ke Dinas Peternakan untuk ditindaklanjuti agar tidak menular ke ternak lainnya.
Upaya lain dari Pemkab Grobogan, yakni menutup semua pasar hewannya sejak 25 Mei 2022, menyusul ditemukannya lima kasus positif PMK setelah hasil uji sampel dari 10 ekor kambing ternyata tiga ekor dinyatakan positif dan tiga ekor sapi dua ekor di antaranya juga dinyatakan positif. Sosialisasi juga digencarkan agar masyarakat semakin sadar dan tidak asal membeli ternak dari daerah terjangkit.
Baca juga: Peternak di Boyolali sambut baik bantuan pengganti ternak terkena wabah PMK
Baca juga: Antisipasi PMK, Provinsi Jateng dapat tambahan 75.500 dosis vaksin
"Dari alokasi vaksin PMK sebanyak itu, akan difokuskan untuk ternak sapi yang dimiliki masyarakat yang ada di 20 desa di Kabupaten Grobogan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan Riyanto di Grobogan, Senin.
Rencananya, kata dia, penyuntikan vaksin PMK tersebut dijadwalkan Selasa (28/6) dengan sasaran awal 10 desa. Sasaran awal tersebut ditargetkan bisa selesai dalam waktu dua hari hingga hari Rabu (29/6).
Sasaran selanjutnya, menyasar hewan ternak yang dimiliki masyarakat di 10 desa lain yang sudah ditetapkan dengan target maksimal dalam waktu dua hari selesai tersuntikkan semua.
Baca juga: Hewan ternak sehat jadi sasaran vaksinasi PMK di Batang
Untuk persiapan penyuntikan vaksin PMK tersebut, sebanyak 20 orang diikutkan dalam pelatihan penyuntikan vaksin.
Dalam pelaksanaannya nanti, imbuh Riyanto, vaksinator PMK tersebut akan didampingi tenaga teknis yang bertugas melakukan pencatatan hasil pelaksanaan vaksinasi.
Alokasi vaksin yang diterima, diakui, belum sesuai jumlah populasi ternak karena untuk ternak sapi saja jumlahnya mencapai 204.000 ekor dan kerbau sekitar 3.000 ekor. Sedangkan ternak kambing maupun domba belum menjadi prioritas.
Total kasus PMK di Kabupaten Grobogan tercatat sebanyak 1.302 kasus, sedangkan yang sembuh sebanyak 401 kasus dan ada yang dipotong dua ekor dan mati enam ekor. Sedangkan kasus yang masih tersisa ada 893 kasus.
Dalam rangka memutus mata rantai penularan, peternak yang mengetahui ada ternaknya yang mengalami gejala klinis mirip PMK diminta segera melaporkan ke Dinas Peternakan untuk ditindaklanjuti agar tidak menular ke ternak lainnya.
Upaya lain dari Pemkab Grobogan, yakni menutup semua pasar hewannya sejak 25 Mei 2022, menyusul ditemukannya lima kasus positif PMK setelah hasil uji sampel dari 10 ekor kambing ternyata tiga ekor dinyatakan positif dan tiga ekor sapi dua ekor di antaranya juga dinyatakan positif. Sosialisasi juga digencarkan agar masyarakat semakin sadar dan tidak asal membeli ternak dari daerah terjangkit.
Baca juga: Peternak di Boyolali sambut baik bantuan pengganti ternak terkena wabah PMK
Baca juga: Antisipasi PMK, Provinsi Jateng dapat tambahan 75.500 dosis vaksin
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
688 warga Grobogan sembuh dari dugaan keracunan MBG dan 54 jalani perawatan
13 January 2026 22:00 WIB
113 korban dugaan keracunan MBG di Grobogan dirujuk ke fasyankes untuk penanganan medis
12 January 2026 13:48 WIB
Dinkes: 658 orang di Kabupaten Grobogan diduga terdampak keracunan MBG di sejumlah sekolah
11 January 2026 20:48 WIB
Polres Grobogan catat 4.385 pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra Candi
01 December 2025 13:46 WIB