Dua zonasi PPDB 2022 di Kota Pekalongan
Senin, 13 Juni 2022 22:29 WIB
Ilustrasi - Siswa sekolah menengah pertama Kota Pekalongan sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan menerapkan metode dua zonasi dalam penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2022/2023 tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zainul Hakim di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pelaksanaan PPDB secara teknis pembagian kuotanya yaitu jalur zonasi 60 persen, prestasi 20 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan tugas orang tua 5 persen.
"Akan tetapi, pada tahun ajaran baru 2022/2023 untuk jalur zonasi berubah yaitu jika pada tahun sebelumnya hanya satu zonasi namun sekarang menjadi dua zonasi yaitu pertama di lingkungan Kota Pekalongan dan kedua untuk daerah sekitar Kota Pekalongan atau wilayah yang berbatasan dengan Kota Pekalongan, serta luar zonasi bebas," katanya.
Baca juga: Jateng terapkan tiga hal baru pada PPDB 2022/2023
Zainul yang didampingi Kepala Seksi Peserta Didik dan Kurikulum Bidang SMP Eka Unjana mengatakan pihaknya mulai menyosialisasikan penerimaan peserta didik baru mulai tingkat sekolah dasar dan SMP kepada operator sekolah maupun kepala sekolah.
"Kami minta pihak sekolah menyosialisasikan pada peserta didik dan orang tua atau wali murid agar tidak mengalami kesulitan dalam proses PPDB secara daring yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini," katanya.
Terkait jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu, Menurut dia, pihaknya akan memberlakukan syarat khusus pada mereka agar menyertakan kartu-kartu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kota Pekalongan seperti program keluarga harapan, Jamkesmas, dan Jamkesda.
"Adapun untuk surat keterangan tidak mampu dan Kartu Indonesia Pintar tidak diberlakukan. Pada pelaksanaan PPDB daring ini tidak ada syarat yang dilegalisir maupun fotokopi semua persyaratan berkas yang di-upload merupakan file asli," katanya.
Ia mengatakan pendaftaran PPDB SMP akan dilaksanakan mulai tanggal 16,17, 20, 21, dan 22 Juni 2022 mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB melalui link secara daring ttps://ppdb.dindik.pekalongankota.go.id.
"Kemudian, untuk proses verifikasi pada rentang hari yang sama pukul 08.00 WIB-13.00 WIB. Untuk hasil pengumuman akhir PPDB daring pada 27 Juni 2022 pukul 10.00 WIB dan daftar ulang dilaksanakan pada 29-30 Juni 2022 dan 1 Juli 2022 mulai pukul 08.00 WIB-13.00 WIB," katanya.
Baca juga: Pati sosialisasikan PPDB melalui empat jalur
Baca juga: PPDB 2022/2023 di Temanggung terapkan digitalisasi penuh
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zainul Hakim di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pelaksanaan PPDB secara teknis pembagian kuotanya yaitu jalur zonasi 60 persen, prestasi 20 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan tugas orang tua 5 persen.
"Akan tetapi, pada tahun ajaran baru 2022/2023 untuk jalur zonasi berubah yaitu jika pada tahun sebelumnya hanya satu zonasi namun sekarang menjadi dua zonasi yaitu pertama di lingkungan Kota Pekalongan dan kedua untuk daerah sekitar Kota Pekalongan atau wilayah yang berbatasan dengan Kota Pekalongan, serta luar zonasi bebas," katanya.
Baca juga: Jateng terapkan tiga hal baru pada PPDB 2022/2023
Zainul yang didampingi Kepala Seksi Peserta Didik dan Kurikulum Bidang SMP Eka Unjana mengatakan pihaknya mulai menyosialisasikan penerimaan peserta didik baru mulai tingkat sekolah dasar dan SMP kepada operator sekolah maupun kepala sekolah.
"Kami minta pihak sekolah menyosialisasikan pada peserta didik dan orang tua atau wali murid agar tidak mengalami kesulitan dalam proses PPDB secara daring yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini," katanya.
Terkait jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu, Menurut dia, pihaknya akan memberlakukan syarat khusus pada mereka agar menyertakan kartu-kartu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kota Pekalongan seperti program keluarga harapan, Jamkesmas, dan Jamkesda.
"Adapun untuk surat keterangan tidak mampu dan Kartu Indonesia Pintar tidak diberlakukan. Pada pelaksanaan PPDB daring ini tidak ada syarat yang dilegalisir maupun fotokopi semua persyaratan berkas yang di-upload merupakan file asli," katanya.
Ia mengatakan pendaftaran PPDB SMP akan dilaksanakan mulai tanggal 16,17, 20, 21, dan 22 Juni 2022 mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB melalui link secara daring ttps://ppdb.dindik.pekalongankota.go.id.
"Kemudian, untuk proses verifikasi pada rentang hari yang sama pukul 08.00 WIB-13.00 WIB. Untuk hasil pengumuman akhir PPDB daring pada 27 Juni 2022 pukul 10.00 WIB dan daftar ulang dilaksanakan pada 29-30 Juni 2022 dan 1 Juli 2022 mulai pukul 08.00 WIB-13.00 WIB," katanya.
Baca juga: Pati sosialisasikan PPDB melalui empat jalur
Baca juga: PPDB 2022/2023 di Temanggung terapkan digitalisasi penuh
Pewarta : Kutnadi
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan sosialisasikan jaminan sosial sektor jasa konstruksi
27 March 2026 9:07 WIB
Pekalongan giatkan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan jaga ketahanan pangan
24 March 2026 5:53 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkab Kudus sosialisasi pendidikan karakter anti-perundungan melalui media film
01 April 2026 14:17 WIB
Mahasiswa KKN DIK UMS hadirkan metode Fun Learning untuk atasi kendala Bahasa Inggris
31 March 2026 18:47 WIB
Atasi depresi dengan pendekatan religius, UMS perkenalkan BA-M dan Islamic Mindfulness Model
31 March 2026 12:10 WIB
Ingin lolos SNBT 2026? Ini prodi favorit dan tingkat keketatan di UIN Walisongo Semarang
31 March 2026 10:45 WIB