Pati (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Pati menyosialisasikan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat TK, SD dan SMP pada tahun pelajaran 2022/2023 bisa yang diikuti melalui empat jalur.
 
"Keempat jalur tersebut, yaitu jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi," kata Bupati Pati Haryanto saat sosialisasi PPDB di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis.

Sejumlah kepala sekolah dan perwakilan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) turut hadir secara terbatas, karena peserta lainnya mengikuti pengarahan secara daring.
 
Menurut dia PPDB tahun pelajaran 2022 ini, tidak berbeda jauh dengan PPDB yang dilaksanakan pada tahun pelajaran sebelumnya.
 
Hal itu berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 serta Peraturan Bupati Nomor 21/2020 tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru.
 
Alasan sosialisasi digelar lebih awal, kata bupati, agar masing-masing kepala sekolah dan pihak-pihak terkait dapat mempersiapkan, supaya nantinya tidak terjadi permasalahan di lapangan.
 
Oleh karena itu, pihaknya mengambil langkah-langkah strategis untuk menyampaikan informasi terkait PPDB kepada orang tua, siswa serta masyarakat umum agar informasi tersebut dapat tersampaikan secara utuh dan jelas.
 
"Sehingga tujuan mendapatkan siswa yang baik maupun berprestasi, berjalan lancar tanpa ada persoalan," ujarnya.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati Winarto menambahkan sesuai amanah yang ada di peraturan bupati maupun Kemendikbud, di dalam penentuan jumlah korwil di masing-masing sekolah diawali dengan musyawarah.
 
Sementara peran dinas pendidikan, kata dia, untuk mengoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan PPDB ini.

Baca juga: PPDB 2022/2023 di Temanggung terapkan digitalisasi penuh

Baca juga: DPRD Jateng ingatkan tiga hal terkait PPDB 2022/2023

Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2024