Konsumsi listrik industri di Jateng-DIY naik 9,86 persen
Jumat, 15 April 2022 7:59 WIB
Tim PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DI Yogyakarta tengah bertugas. PLN mencatat kenaikan konsumsi listrik pelanggan industri sebesar 9,86 persen year on year (YoY) pada Triwulan I tahun 2022. ANTARA/HO-PLN
Semarang (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DI Yogyakarta mencatat kenaikan konsumsi listrik pelanggan industri sebesar 9,86 persen year on year (YoY) pada Triwulan I tahun 2022.
Kenaikan konsumsi listrik tersebut menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19 khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sedangkan secara keseluruhan, kenaikan listrik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 2,81 persen YoY dari sebelumnya 7,34 Terra Watt hour (TWh) menjadi 7,55 TWh pada Triwulan I tahun 2022.
General Manager PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta M. Irwansyah Putra mengatakan PLN akan terus memberikan layanan listrik yang handal untuk mendukung pemulihan ekonomi.
“Konsumsi listrik merupakan salah satu indikator meningkatnya ekonomi, PLN siap mendukung aktivitas masyarakat dan pemulihan ekonomi dengan menyediakan listrik yang handal,” katanya.
Kenaikan konsumsi listrik YoY tertinggi dicapai oleh salah satu industri pengolahan pakan ternak dengan pertumbuhan mencapai 735,2 persen, hal ini menunjukkan industri tersebut telah kembali beroperasi sepenuhnya setelah tahun sebelumnya berhenti beroperasi.
Baca juga: Delapan pabrik rekanan H&M Group teken kontrak pembelian REC PLN
Selain pengolahan pakan ternak industri yang mengalami pertumbuhan di antaranya tekstil, pengolahan material bangunan, dan pengolahan bahan makanan.
“Saat ini pasokan listrik di Jateng-DIY dalam kondisi surplus dengan reserve margin sebesar 30 persen, jadi kami siap memenuhi kebutuhan industri,” imbuh Irwansyah.
Selain untuk sektor industri, PLN juga menggencarkan penggunaan listrik bagi usaha di bidang agribisnis seperti pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan melalui Program Electrifying Agriculture.
Salah satu peternak di Kalasan, Yogyakarta bernama Sardjono memanfaatkan Program Electrifying Agriculture untuk ekspansi usaha ternak ayamnya.
Baca juga: Tambah daya untuk rumah ibadah hanya Rp150 ribu
Ia mengatakan program Electrifying Agriculture PLN telah membantunya bisa membuat kandang closed house dan membawa dampak positif terhadap usaha peternakan ayam yang dikelolanya, karena dengan sistem closed house, peternak dapat meningkatkan kualitas produk dan mengelola usahanya dengan lebih efisien.
“Pada sistem kandang closed farm, listrik memegang peranan penting untuk mengatur sirkulasi udara dan suhu kandang. Dengan suhu dalam closed house yang lebih terkendali ini, pertumbuhan ayam bisa lebih optimal, sehingga produktivitas meningkat,” terang Sardjono.
Bertepatan dengan Bulan Ramadhan, PLN menghadirkan promo tambah daya bagi rumah ibadah. Melalui promo bertajuk 'Ramadhan Berkah' ini pelanggan berkesempatan menaikkan daya hingga 11.000 Volt Ampere (VA) cukup dengan biaya Rp150 ribu.
Di samping itu bagi pelanggan rumah tangga, PLN juga menawarkan sejumlah program diskon biaya tambah daya listrik dan kemudahan layanan pasang baru. Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di Play Store dan App Store.
Kenaikan konsumsi listrik tersebut menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19 khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sedangkan secara keseluruhan, kenaikan listrik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 2,81 persen YoY dari sebelumnya 7,34 Terra Watt hour (TWh) menjadi 7,55 TWh pada Triwulan I tahun 2022.
General Manager PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta M. Irwansyah Putra mengatakan PLN akan terus memberikan layanan listrik yang handal untuk mendukung pemulihan ekonomi.
“Konsumsi listrik merupakan salah satu indikator meningkatnya ekonomi, PLN siap mendukung aktivitas masyarakat dan pemulihan ekonomi dengan menyediakan listrik yang handal,” katanya.
Kenaikan konsumsi listrik YoY tertinggi dicapai oleh salah satu industri pengolahan pakan ternak dengan pertumbuhan mencapai 735,2 persen, hal ini menunjukkan industri tersebut telah kembali beroperasi sepenuhnya setelah tahun sebelumnya berhenti beroperasi.
Baca juga: Delapan pabrik rekanan H&M Group teken kontrak pembelian REC PLN
Selain pengolahan pakan ternak industri yang mengalami pertumbuhan di antaranya tekstil, pengolahan material bangunan, dan pengolahan bahan makanan.
“Saat ini pasokan listrik di Jateng-DIY dalam kondisi surplus dengan reserve margin sebesar 30 persen, jadi kami siap memenuhi kebutuhan industri,” imbuh Irwansyah.
Selain untuk sektor industri, PLN juga menggencarkan penggunaan listrik bagi usaha di bidang agribisnis seperti pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan melalui Program Electrifying Agriculture.
Salah satu peternak di Kalasan, Yogyakarta bernama Sardjono memanfaatkan Program Electrifying Agriculture untuk ekspansi usaha ternak ayamnya.
Baca juga: Tambah daya untuk rumah ibadah hanya Rp150 ribu
Ia mengatakan program Electrifying Agriculture PLN telah membantunya bisa membuat kandang closed house dan membawa dampak positif terhadap usaha peternakan ayam yang dikelolanya, karena dengan sistem closed house, peternak dapat meningkatkan kualitas produk dan mengelola usahanya dengan lebih efisien.
“Pada sistem kandang closed farm, listrik memegang peranan penting untuk mengatur sirkulasi udara dan suhu kandang. Dengan suhu dalam closed house yang lebih terkendali ini, pertumbuhan ayam bisa lebih optimal, sehingga produktivitas meningkat,” terang Sardjono.
Bertepatan dengan Bulan Ramadhan, PLN menghadirkan promo tambah daya bagi rumah ibadah. Melalui promo bertajuk 'Ramadhan Berkah' ini pelanggan berkesempatan menaikkan daya hingga 11.000 Volt Ampere (VA) cukup dengan biaya Rp150 ribu.
Di samping itu bagi pelanggan rumah tangga, PLN juga menawarkan sejumlah program diskon biaya tambah daya listrik dan kemudahan layanan pasang baru. Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di Play Store dan App Store.
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN imbau masyarakat pastikan listrik di rumah aman sebelum nikmati libur panjang
01 June 2026 13:12 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Presiden tegaskan perlunya transformasi ekonomi nasional berdasarkan Pancasila
01 June 2026 11:53 WIB
Kinerja keuangan kokoh, likuiditas dan permodalan BRI terjaga di level memadai
29 May 2026 17:19 WIB