Presiden Jokowi: Kritik dari pers sangat penting
Rabu, 9 Februari 2022 11:48 WIB
Presiden Jokowi
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo menekankan kritik dan masukan dari insan pers sangat penting guna mendorong Pemerintah Pusat hingga daerah bekerja dalam satu frekuensi yang sama.
Hal itu disampaikan Presiden dalam sambutannya saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional, melalui konferensi video, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu.
"Kritik, masukan, dan dukungan dari insan pers sangat-sangat penting," ujar Presiden.
Kepala Negara mengatakan sebagai salah satu negara demokrasi terbesar dunia, Indonesia menempatkan kebebasan pers sebagai pilar penting kemajuan bangsa.
Presiden menekankan, kebebasan pers dan perlindungan terhadap profesi wartawan dijamin dalam undang-undang.
Dia menyampaikan kritik dan masukan dari insan pers penting agar seluruh jajaran pemerintah bekerja dalam satu frekuensi yang sama.
"Mengingat jika ada yang mengingatkan, jika ada yang kurang yang perlu diperbaiki, mendorong yang masih lamban dan juga mengapresiasi yang sudah berjalan baik, agar seluruh jajaran pemerintah dari pusat sampai ke daerah dan desa bekerja dalam frekuensi yang sama, visi yang sama untuk negara kita, untuk Indonesia maju," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut Presiden atas nama masyarakat, bangsa dan negara menyampaikan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Indonesia, dimanapun berada.
Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers, karena meskipun berada dalam situasi pandemi, insan pers tetap bekerja terus menyampaikan informasi, meningkatkan literasi membangun optimisme dan membangun harapan, sehingga masyarakat tetap tangguh menghadapi dampak pandemi COVID-19.
Hal itu disampaikan Presiden dalam sambutannya saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional, melalui konferensi video, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu.
"Kritik, masukan, dan dukungan dari insan pers sangat-sangat penting," ujar Presiden.
Kepala Negara mengatakan sebagai salah satu negara demokrasi terbesar dunia, Indonesia menempatkan kebebasan pers sebagai pilar penting kemajuan bangsa.
Presiden menekankan, kebebasan pers dan perlindungan terhadap profesi wartawan dijamin dalam undang-undang.
Dia menyampaikan kritik dan masukan dari insan pers penting agar seluruh jajaran pemerintah bekerja dalam satu frekuensi yang sama.
"Mengingat jika ada yang mengingatkan, jika ada yang kurang yang perlu diperbaiki, mendorong yang masih lamban dan juga mengapresiasi yang sudah berjalan baik, agar seluruh jajaran pemerintah dari pusat sampai ke daerah dan desa bekerja dalam frekuensi yang sama, visi yang sama untuk negara kita, untuk Indonesia maju," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut Presiden atas nama masyarakat, bangsa dan negara menyampaikan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Indonesia, dimanapun berada.
Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers, karena meskipun berada dalam situasi pandemi, insan pers tetap bekerja terus menyampaikan informasi, meningkatkan literasi membangun optimisme dan membangun harapan, sehingga masyarakat tetap tangguh menghadapi dampak pandemi COVID-19.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rakerpim UMS 2025 usung transformasi progresif berkelanjutan untuk memberi arah perubahan
30 August 2025 19:44 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Inilah strategi Gubernur Ahmad Luthfi sukseskan program prioritas Presiden
03 February 2026 8:09 WIB
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB