Jepara (ANTARA) - Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengimbau kepada nelayan di wilayah perairan Jepara untuk melengkapi diri dengan alat komunikasi selain alat keselamatan lain agar dapat terpantau keberadaannya apabila terjadi sesuatu.
"Setidaknya ketika terjadi permasalahan di laut, nelayan bisa menyampaikan keberadaannya sehingga upaya pertolongan bisa segera dilakukan," katanya menanggapi peristiwa hilangnya dua nelayan saat melaut di Perairan Mandalika Kecamatan Donorojo, Jepara, Rabu.
Selain itu, kata dia, ketika ada komunikasi terkait keberadaannya, saat terjadi kecelakaan di laut juga memudahkan dalam melakukan pelacakan titik koordinatnya sehingga memudahkan upaya penyelamatan.
Baca juga: Seorang nelayan hilang di Jepara ditemukan meninggal
Ia juga meminta nelayan melengkapi diri dengan alat keselamatan saat melaut, khususnya jaket keselamatan (life jacket) sebagai antisipasi ketika terjadi kecelakaan di laut.
"Hingga kini, memang masih banyak yang enggan memakai jaket keselamatan (pelampung) dengan berbagai alasan. Akan tetapi, demi keselamatan saat melaut tentunya harus selalu dibawa. Setidaknya ketika terjadi laka laut, maka peluang selamat masih cukup besar karena bisa mengapung lebih lama," ujarnya.
Sementara itu, tim pertolongan dan keselamatan masih mencari keberadaan dua nelayan yang dinyatakan hilang, yakni Soferul Alamain asal Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Jepara dan Sunarji asal Desa Tawangrejo, Kecamatan Dukuhseti, Pati.
Salah satu di antaranya, sudah diketahui keberadaannya di perbatasan laut antara Kabupaten Pati dengan Kabupaten Rembang atau sekitar 30 mil utara PLTU Rembang.
Keduanya dikabarkan hilang pada Sabtu (4/12) sekitar pukul 14.00 WIB, ketika mereka melaut dari tempat pelelangan ikan (TPI) Puncel, Kecamatan Dukuhseti dengan menaiki kapal nelayan Mona Rosa.
Seharusnya pada Minggu (5/12) sekitar pukul 14.00 WIB nelayan tersebut sudah berlabuh di TPI Puncel. Namun, sampai dengan Senin (6/12) kedua nelayan tersebut belum pulang melaut. Lantas dilakukan pencarian di wilayah perairan Mandalika dan Puncel.
Baca juga: Kesadaran nelayan Jepara lengkapi diri dengan "life jacket" meningkat
Nelayan Jepara diimbau lengkapi diri dengan alat komunikasi
Rabu, 8 Desember 2021 10:55 WIB
Nelayan Jepara, Jawa Tengah, mempersiapkan perahunya sebelum melaut. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Jateng catat 45 bencana alam sepanjang Januari 2026 masyarakat waspada
02 February 2026 19:45 WIB
Pemkab Jepara gandeng Demak lakukan revitalisasi Jalur Semarang-Demak-Jepara
29 January 2026 9:06 WIB
Pemkab Jepara survei jalur alternatif antisipasi jalan putus akibat bencana
27 January 2026 13:48 WIB
Semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Jepara teken perjanjian kinerja 2026
26 January 2026 16:58 WIB
BNPB pastikan maksimal tangani bencana hidrometeorologi di Jateng secara maksimal
17 January 2026 21:20 WIB