Kader NU gelar istigatsah sukseskan MotoGP Sirkuit Mandalika 2022
Minggu, 5 Desember 2021 16:53 WIB
Para kader NU saat acara Selatda di Kuta Mandalika Lombok Tengah, Minggu (5/12/2021).
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) dari 18 Provinsi di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Barat, menggelar istigatsah atau doa bersama agar negara diberikan keselamatan dari COVID-19 dan ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika Tahun 2022 berlangsung aman dan lancar.
"Lombok Tengah saat ini menjadi perhatian dunia dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan ajang MotoGP serta Wolrd Superbike (WSBK) Sirkuit Mandalika," kata instruktur pusat Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) KH Adnan Anwar, saat acara Silaturahmi Daerah (Silatda) dan Apel Penggerak Kader NU se NTB di Kuta, Praya, Lombok Tengah, Minggu.
Ia mengatakan, kegiatan Silatda dan Apel lenggerak Kader NU dilakukan di Lombok Tengah, karena sirkuit kelas dunia ada daerah itu, banyak alasan strategis dan secara geopolitik Lombok Tengah menjadi pusat perhatian dunia.
"Dengan harapan dengan jadi pusat perhatian, maka kebangkitan NU dimulai dari tempat yang menjadi perhatian dunia," kata staf khusus saat KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menjadi presiden itu.
Dia menyakini Kabupaten Lombok Tengah akan menjadi kiblat perhatian dunia dan daerah itu memiliki pertalian kuat dengan ulama. Dalam konteks perubahan, NU harus menjadi fa'il (aktor) dengan berbaris, apel dan menjadi kekuatan negara. Sebagai aktor kebangkitan, maka kader NU harus menjunjung tinggi harkat martabat NU.
"Lombok Tengah telah menjadi daerah king of player, maka harus dijaga dengan berdoa, istigatsah, melakukan pengamanan pagar secara spiritual," katanya.
Ia mengatakan, Lombok Tengah selama ini dianggap sebagai kota budaya Islam, maka predikat itu jangan sampai terkikis oleh perubahan kota seluruh Indonesia. "Jangan sampai menghilangkan kultur faham ahlussunah waljamaah (aswaja), oleh peradaban global yang nanti akan masuk secara cepat," katanya.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan sebagai pelayan masyarakat dirinya menyampaikan aspresiasi setinggi tingginya, khususnya kepada koordinator instruktur PKPNU pusat dan peserta apel dan silatda dari 18 provinsi yang dihadiri juga oleh belasan kiai.
"Mudah mudahan kegiatan ini berdampak tegak lurus kepada organisasi yang ada di Nusantara, terlebih lagi ke Tastura. Semoga pembangunan di NTB pada umumnya berjalan lancar dan semakin pesat, sehingga masyarakat Lombok Tengah semakin makmur dan sejahtera," katanya.
"Lombok Tengah saat ini menjadi perhatian dunia dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan ajang MotoGP serta Wolrd Superbike (WSBK) Sirkuit Mandalika," kata instruktur pusat Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) KH Adnan Anwar, saat acara Silaturahmi Daerah (Silatda) dan Apel Penggerak Kader NU se NTB di Kuta, Praya, Lombok Tengah, Minggu.
Ia mengatakan, kegiatan Silatda dan Apel lenggerak Kader NU dilakukan di Lombok Tengah, karena sirkuit kelas dunia ada daerah itu, banyak alasan strategis dan secara geopolitik Lombok Tengah menjadi pusat perhatian dunia.
"Dengan harapan dengan jadi pusat perhatian, maka kebangkitan NU dimulai dari tempat yang menjadi perhatian dunia," kata staf khusus saat KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menjadi presiden itu.
Dia menyakini Kabupaten Lombok Tengah akan menjadi kiblat perhatian dunia dan daerah itu memiliki pertalian kuat dengan ulama. Dalam konteks perubahan, NU harus menjadi fa'il (aktor) dengan berbaris, apel dan menjadi kekuatan negara. Sebagai aktor kebangkitan, maka kader NU harus menjunjung tinggi harkat martabat NU.
"Lombok Tengah telah menjadi daerah king of player, maka harus dijaga dengan berdoa, istigatsah, melakukan pengamanan pagar secara spiritual," katanya.
Ia mengatakan, Lombok Tengah selama ini dianggap sebagai kota budaya Islam, maka predikat itu jangan sampai terkikis oleh perubahan kota seluruh Indonesia. "Jangan sampai menghilangkan kultur faham ahlussunah waljamaah (aswaja), oleh peradaban global yang nanti akan masuk secara cepat," katanya.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan sebagai pelayan masyarakat dirinya menyampaikan aspresiasi setinggi tingginya, khususnya kepada koordinator instruktur PKPNU pusat dan peserta apel dan silatda dari 18 provinsi yang dihadiri juga oleh belasan kiai.
"Mudah mudahan kegiatan ini berdampak tegak lurus kepada organisasi yang ada di Nusantara, terlebih lagi ke Tastura. Semoga pembangunan di NTB pada umumnya berjalan lancar dan semakin pesat, sehingga masyarakat Lombok Tengah semakin makmur dan sejahtera," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa penerima beasiswa kader UMS ditekankan jadi kader unggul dan berkemajuan
10 April 2026 13:35 WIB
Kader Tapak Suci UMS ikuti UKT wilayah Jawa Tengah, perkuat regenerasi dan karakter
09 March 2026 13:14 WIB
Anggota DPR RI mengajak kader PMII untuk peduli terhadap kesehatan mental remaja
05 March 2026 8:41 WIB
Pondok Shabran UMS siapkan kader ulama berwawasan internasional melalui Shabran English Course
29 January 2026 16:14 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB
Temu Alumni dan Milad ke-43 Pondok Shabran UMS teguhkan peran kader di pelosok negeri
11 January 2026 21:42 WIB
Musykom XLI PK IMM Pondok Shabran UMS resmi dibuka, dorong pembaruan gagasan kader
27 December 2025 17:03 WIB
Terpopuler - OTOMOTIF
Lihat Juga
Pertamina Lubricants hadirkan layanan ganti oli hingga titik istirahat di jalur pantura
11 March 2026 20:18 WIB
Ini dia lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol
29 December 2025 10:07 WIB
PLN hadirkan pengalaman berkendara EV dan home charging di GIIAS 2025 Semarang
25 September 2025 11:08 WIB