Pekalongan (ANTARA) - Korps Pegawai Republik Indonesia Kota Pekalongan, Jawa Tengah, siap membangun perumahan bersubsidi khusus bagi pegawai negeri sipil (PNS) atau anggotanya yang belum memiliki rumah pribadi.
Ketua Korpri Kota Pekalongan Slamet Prihantono di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun program untuk anggota Korpri dan PNS seperti meningkatkan kesejahteraan dan merencanakan pembangunan rumah bersubsidi.
"Saat ini, prosesnya masih pendekatan dengan Bank Tabungan Negara (BTN) terkait pembiayaannya. Selain itu, kami juga sedang melakukan persiapan mencari lahan beserta dengan calon pembangun (pengembang properti)," katanya.
Slamet Prihantono yang akrab disapa Totok mengatakan bagi anggota Korpri yang sudah memiliki rumah tetapi masih membutuhkan tempat tinggal lagi untuk anaknya masih dapat diakomodasi dengan ketentuan harus memenuhi syarat.
"Jika pembangunan rumah bersubsidi tersebut sudah disepakati maka kami segera melakukan sosialisasi ke semua unit antara lain mengenai lokasi, besaran angsuran, dan besaran subsidi yang diberikan pemerintah," katanya.
Menurut dia, adapun bakal lokasi perumahanan subsidi Korpri seluas 5.000 meter persegi ini antara lain di wilayah Kabupaten Batang dan wilayah Setono Kecamatan Pekalongan Timur.
"Kami memperkirakan dengan luasan tanah 5.000 meter persegi ini maka dapat dibangun sekitar 50 unit rumah," kata Totok.
Menurut dia, pihaknya sudah mendapat gambaran sertifikat dan luasnya sehingga kini tinggal menunggu negosisasi terkait harga rumah yang ditawarkan sehingga nantinya dapat terjangkau oleh anggota Korpri.
"Jumlahnya sekitar 50 unit dengan tipe rumah menyesuaikan hasil hitungan. Nantinya yang diupayakan rumah bersubsidi agar anggota Korpri maupun PNS dapat terbantu," katanya.
Ia menambahkan saat ini jumlah anggota sekitar 5 ribuan namun yang belum memiliki rumah akumulasinya sekitar ratusan orang khususnya ASN baru," katanya.
Korpri Pekalongan siap bangun perumahan bersubsidi bagi PNS
Senin, 27 September 2021 18:09 WIB
Ketua Korpri Kota Pekalongan Slamet Prihantono. ANTARA/Kutnadi
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir
20 January 2026 15:53 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB