112 remaja pelatihan keterampilan di Disperinaker Temanggung
Senin, 13 September 2021 18:23 WIB
Sejumlah remaja mengikuti pelatihan menjahit di Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja kabupaten Temanggung. (ANTARA/Heru Suyitno)
Temanggung (ANTARA) - Sebanyak 112 remaja mengikuti pelatihan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas berbasis kompetensi di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Kepala Disperinaker Kabupaten Temanggung Agus Sarwono di Temanggung, Senin, mengatakan pelatihan ini untuk memberikan bekal keterampilan sesuai bakat dan minat peserta pelatihan guna dapat mengembangkan potensi diri.
Pelatihan ini juga untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan berkompetensi dalam menghadapi persaingan pekerja yang semakin kompetitif.
Selain itu, Agus menambahkan kegiatan ini juga untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan mampu berwirausaha secara mandiri.
Ia menyebutkan jenis pelatihan yang diselenggarakan meliputi menjahit, pembuatan roti dan kue, juru gambar arsitektur, otomotif sepeda motor, tata kecantikan kulit dan rambut, dan bahasa Inggris.
Dalam satu kelas pelatihan terdiri atas 16 orang. Sebelum pelaksanaan pelatihan peserta harus melakukan tes usap antigen.
"Selama pelatihan peserta harus tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Agus menuturkan waktu pelatihan berlangsung selama 30 hari kerja mulai 13 September hingga 25 Oktober 2021. Setiap pelatihan/pembelajaran tatap muka berlangsung 4 jam per hari.
Ia mengatakan pelatihan keterampilan ini dibiayai oleh APBD Kabupaten Temanggung tahun 2021 senilai Rp450 juta.
"Pada tahun ini kami menyelenggarakan tiga kali pelatihan, sebelumnya telah diselenggarakan dua kali pelatihan dengan dana APBN senilai Rp300 juta," katanya.
Kepala Disperinaker Kabupaten Temanggung Agus Sarwono di Temanggung, Senin, mengatakan pelatihan ini untuk memberikan bekal keterampilan sesuai bakat dan minat peserta pelatihan guna dapat mengembangkan potensi diri.
Pelatihan ini juga untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan berkompetensi dalam menghadapi persaingan pekerja yang semakin kompetitif.
Selain itu, Agus menambahkan kegiatan ini juga untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan mampu berwirausaha secara mandiri.
Ia menyebutkan jenis pelatihan yang diselenggarakan meliputi menjahit, pembuatan roti dan kue, juru gambar arsitektur, otomotif sepeda motor, tata kecantikan kulit dan rambut, dan bahasa Inggris.
Dalam satu kelas pelatihan terdiri atas 16 orang. Sebelum pelaksanaan pelatihan peserta harus melakukan tes usap antigen.
"Selama pelatihan peserta harus tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Agus menuturkan waktu pelatihan berlangsung selama 30 hari kerja mulai 13 September hingga 25 Oktober 2021. Setiap pelatihan/pembelajaran tatap muka berlangsung 4 jam per hari.
Ia mengatakan pelatihan keterampilan ini dibiayai oleh APBD Kabupaten Temanggung tahun 2021 senilai Rp450 juta.
"Pada tahun ini kami menyelenggarakan tiga kali pelatihan, sebelumnya telah diselenggarakan dua kali pelatihan dengan dana APBN senilai Rp300 juta," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TP PKK Batang dan pelaku UMKM latih anak putus sekolah keterampilan digital
13 November 2025 8:52 WIB
Tim PKM-PM UMS atasi penurunan minat dan keterampilan Aksara Jawa melalui gim Pitakon Semar Tanggap
31 August 2025 14:44 WIB
USM dan PT Bisa Indonesia Perkasa kerja sama pembekalan kompetensi mahasiswa
05 February 2025 11:35 WIB, 2025
SKB Wawancara dan Keterampilan dimulai, Tejo minta penguji objektif
09 December 2024 11:51 WIB, 2024