Polisi Karanganyar dalami kasus penemuan mayat bayi di sungai
Jumat, 30 Juli 2021 18:47 WIB
Anggota Polres Karanganyar bersama tenaga kesehatan saat melakukan evalusi penemuan mayat bayi perempuan di sungai bawah Jembatan Sejugil, Desa Punthukrejo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (30/7/2021). ANTARA/HO Humas Polres Kranganyar.
Karanganyar (ANTARA) - Polres Karanganyar masih mendalami kasus penemuan penemuan mayat bayi jenis kelamin perempuan di sungai tepatnya di bawah Jembatan Sejugil, Desa Punthukrejo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko menyatakan bahwa kasus penemuan mayat bayi perempuan sekitar pukul 10.30 WIB itu dan kini masih didalami oleh Satuan Reksrim Polres Karanganyar untuk bisa mengungkap pelakunya
Agung Purwoko mengatakan kronologi kasus penemuan mayat bayi tersebut berawal dari saksi warga Suharno (53), mendapatkan kabar dari salah satu anak di desa tersebut. Jika di bawah jembatan Sejugil, ada mayat bayi yang saat itu sudah dalam keadaan membusuk dan banyak dihinggapi lalat.
Suharno kemudian mendatangi lokasi dan benar di bawah jembatan Sejugil, ada sosok mayat bayi yang dalam kondisi sudah membusuk tergeletak dengan kondisi telanjang. Warga kemudian melaporkan ke kepolisian dan pemerintah desa.
Baca juga: Diduga kasus KDRT, penemuan mayat anak perempuan di Bejen Temanggung
Pihaknya setelah mendapat laporan ke lokasi kejadian perkara bersama tenaga kesehatan Puskesmas Ngargoyoso untuk melakukan pemeriksaan. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Karanganyar melakukan olah di tempat kejadian perkara. Kasus sedang ditangani Sat Rekrim untuk didalami.
Dia mengatakan setelah dilakukan proses evakuasi dari dasar sungai, untuk selanjutnya dilakukan visum luar. Dari keterangan medis menyebutkan mayat bayi dengan jenis kelamin perempuan tersebut, diduga sudah lahir dua atau tiga hari yang lalu dan sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Hal tersebut, kata dia, lantaran dalam proses visum yang dilakukan tim medis, kondisi mayat bayi sudah membusuk, dan mengalami luka pada bagian lengan kiri. Diduga luka tersebut akibat benturan.
Selain itu, kata dia, diduga bayi tersebut setelah lahir langsung dibuang oleh orang tuanya. Lantaran tim menemukan adanya bekas tali pusar yang diduga sengaja dipotong dan tidak diikat terlebih dahulu.
Baca juga: Jenazah Bunda Maya selesai diautopsi dimakamkan di Purworejo
Baca juga: Mayat wanita membusuk di kebun tebu Magelang, dibunuh pacarnya karena urusan utang
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko menyatakan bahwa kasus penemuan mayat bayi perempuan sekitar pukul 10.30 WIB itu dan kini masih didalami oleh Satuan Reksrim Polres Karanganyar untuk bisa mengungkap pelakunya
Agung Purwoko mengatakan kronologi kasus penemuan mayat bayi tersebut berawal dari saksi warga Suharno (53), mendapatkan kabar dari salah satu anak di desa tersebut. Jika di bawah jembatan Sejugil, ada mayat bayi yang saat itu sudah dalam keadaan membusuk dan banyak dihinggapi lalat.
Suharno kemudian mendatangi lokasi dan benar di bawah jembatan Sejugil, ada sosok mayat bayi yang dalam kondisi sudah membusuk tergeletak dengan kondisi telanjang. Warga kemudian melaporkan ke kepolisian dan pemerintah desa.
Baca juga: Diduga kasus KDRT, penemuan mayat anak perempuan di Bejen Temanggung
Pihaknya setelah mendapat laporan ke lokasi kejadian perkara bersama tenaga kesehatan Puskesmas Ngargoyoso untuk melakukan pemeriksaan. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Karanganyar melakukan olah di tempat kejadian perkara. Kasus sedang ditangani Sat Rekrim untuk didalami.
Dia mengatakan setelah dilakukan proses evakuasi dari dasar sungai, untuk selanjutnya dilakukan visum luar. Dari keterangan medis menyebutkan mayat bayi dengan jenis kelamin perempuan tersebut, diduga sudah lahir dua atau tiga hari yang lalu dan sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Hal tersebut, kata dia, lantaran dalam proses visum yang dilakukan tim medis, kondisi mayat bayi sudah membusuk, dan mengalami luka pada bagian lengan kiri. Diduga luka tersebut akibat benturan.
Selain itu, kata dia, diduga bayi tersebut setelah lahir langsung dibuang oleh orang tuanya. Lantaran tim menemukan adanya bekas tali pusar yang diduga sengaja dipotong dan tidak diikat terlebih dahulu.
Baca juga: Jenazah Bunda Maya selesai diautopsi dimakamkan di Purworejo
Baca juga: Mayat wanita membusuk di kebun tebu Magelang, dibunuh pacarnya karena urusan utang
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Karanganyar berangkatkan ratusan orang pada program milir gratis tujuan Jakarta
26 March 2026 16:44 WIB
Ketua DPRD Jateng ajak masyarakat ubah pola pikir untuk tingkatkan kesejahteraan
05 March 2026 11:42 WIB
Komite Seni Budaya Nusantara puji pentas wayang kulit Ketua DPRD Jateng Sumanto
02 March 2026 12:29 WIB
Ketua DPRD Jateng Sumanto ajak warga kembangkan pertanian organik skala rumah tangga
20 February 2026 18:16 WIB
Dana desa kena efisiensi, Sumanto minta kades terapkan skala prioritas pembangunan
15 February 2026 12:38 WIB