Purwokerto (ANTARA) - Penyaluran kredit yang dilakukan PT BPR BKK Purwokerto (Perseroda), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami penurunan selama pandemi COVID-19, kata Direktur Utama PT BPR BKK Purwokerto (Perseroda) Sugeng Prijono.

"Sebelum pandemi, kami rata-rata bisa menyalurkan kredit Rp40 miliar sebulan namun sejak pandemi, penyaluran kredit di kisaran Rp35 miliar per bulan, terendah Rp25 miliar," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Sugeng mengatakan hal itu di sela penyaluran program pertanggungjawaban sosial (corporate social responsibility/CSR) guna membantu wartawan yang terkena maupun terdampak COVID-19 khususnya yang tergabung dalam PWI Kabupaten Banyumas.

Baca juga: BPR diminta ikut berdayakan UKM saat pandemi

Menurut dia, pihaknya tidak melakukan pengetatan persyaratan bagi nasabah yang akan mengajukan kredit di BPR BKK Purwokerto.

"Bahkan, kami memberikan pelonggaran. Artinya, kami banyak memberikan diskresi-diskresi untuk kondisi yang ada saat ini, baik dari sisi persyaratan, baik dari sisi bunga pinjamannya, kami banyak berikan diskresi," katanya.

Dia mencontohkan pihaknya memberikan keringanan bunga bagi nasabah lama yang pembayarannya selalu lancar agar tetap bisa berusaha selama pandemi.

Selain itu, kata dia, banyak pula nasabah yang mengajukan relaksasi dan restrukturisasi kredit.

"Sampai saat ini, total relaksasi dan restrukturisasi yang kami berikan sudah mencapai kisaran Rp80 miliar dari total kredit yang kami salurkan hampir Rp600 miliar. Dan itu, sama sekali tidak membayar, minta penundaan benar-benar itu," katanya.

Terkait dengan program CSR, Sugeng mengatakan pihaknya pada tahun 2021 menganggarkan sekitar Rp780 juta untuk mendukung kegiatan tersebut, sedangkan dana yang telah tersalurkan hingga saat ini mencapai Rp426 juta.

Menurut dia, dana CSR tersebut disalurkan untuk berbagai kegiatan seperti keagamaan, UMKM, sosial, dan kesehatan.

"Mudah-mudahan sisa anggaran CSR tersebut masih bisa mencukupi hingga akhir tahun 2021. Hari ini (30/7) yang baru pertama kali kami sentuh, PWI, kami sering dibantu wartawan dalam pemberitaan, termasuk dalam promosi dan sebagainya. Kemarin kami diingatkan bahwa banyak wartawan yang terdampak dan terkena COVID-19," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berinisiatif memberikan paket sembako dan tambahan vitamin untuk disalurkan kepada wartawan yang terdampak maupun terkena COVID-19.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Banyumas Lilik Darmawan menyampaikan terima kasih atas kepedulian BPR BKK Purwokerto yang telah memberikan bantuan untuk wartawan yang terdampak maupun terkena COVID-19.

"Hingga saat ini, sedikitnya ada sembilan anggota PWI Kabupaten Banyumas yang terkena COVID-19. Selain itu, wartawan juga termasuk kelompok yang rentan terdampak pandemi COVID-19. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi teman-teman yang terkena COVID-19 maupun yang terdampak," katanya. 

Baca juga: Bank Jateng dan BPR BKK digandeng untuk bangkitkan UKM saat pandemi
Baca juga: Tingkatkan perekonomian, DPRD Jateng sebut perlu sinergisitas antar-BUMD
 

Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024