Pasien sembuh COVID-19 di Boyolali bertambah 11 orang
Senin, 6 Juli 2020 16:52 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dokter Ratri S Survivalina di Kantor Dinkes Boyolali, Jateng, Senin (6/7/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Boyolali (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyebutkan jumlah pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Boyolali, hingga Senin, bertambah 11 orang sehingga totalnya menjadi 47 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dokter Ratri S. Survivalina di Boyolali, Senin, menyatakan sangat bersyukur jumlah pasien sembuh dari COVID-19 terus bertambah dan hingga Senin ini, 11 orang yang dinyatakan sembuh setelah hasil tes usap sebanyak dua kali semuanya dinyatakan negatif.
Ratri S. Survivalina mengatakan dengan tambahan pasien sembuh COVID-19 di Boyolali tersebut, jumlah yang masih dirawat di rumah sakit tersisa 21 orang.
Jumlah kasus COVID-19, di Boyolali hingga saat ini, secara akumulasi sebanyak 70 kasus. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sembuh sebanyak 47 orang, dan menjalani perawatan di rumah sakit 21 orang, sedangkan yang meninggal dunia dua orang.
Ratri mengatakan 11 pasien yang sudah dinyatakan sembuh COVID-19 tersebut satu orang di antaranya, warga Desa Sangge, Kecamatan Klego, Boyolali. Pasien berinisial Tm itu, berhasil sembuh setelah menjalani perawatan di RS Ario Wirawan Kota Salatiga, selama 51 hari.
Selain itu, satu pasien berinisial Ru warga Desa Kadipaten, Kecamatan Andong juga dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Boyolali, selama 26 hari.
Pasien lain, berisial Ha, Ag, By dan Wy semuanya warga asal Desa Tanduk, Kecamatan Ampel juga dinyatakan sembuh. Empat warga Ampel ini, menjalani perawatan intensif di RSD COVID-19 Boyolali, selama 24 hari. Lima pasien lainnya yakni berinisial Df, Dv, Ep, Eb dan Rw, warga asal Desa Sranten, Kecamatan Karanggede juga sembuh dan dizinkan pulang ke rumahnya.
"Kelima pasien asal Ampel itu, berhasil sembuh setelah dirawat di RSD COVID-19 Boyolali, selama 22 hari," kata Ratri.
Selain pasien sembuh, kata dia, Boyolali masih ada tambahan kasus baru warga Boyolali yang dinyatakan positif COVID-19. Keenam orang itu, yakni Nr warga Kecamatan Simo, Dt, dan Su warga Juwangi, sedangkan, Hr, Sw, dan Tk warga Wonosegoro. Sehingga, secara akumulasi warga positif COVID-19, di Boyolali ada 70 kasus.
Kendati demikian, pihaknya tidak henti-hentinya mengajak warga masyarakat Boyolali untuk tetap semangat melawan COVID-19 dengan berbagai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Dia mengimbau agar dibiasakan perilaku hidup bersih dengan mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker diyakini mampu menekan penularan COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dokter Ratri S. Survivalina di Boyolali, Senin, menyatakan sangat bersyukur jumlah pasien sembuh dari COVID-19 terus bertambah dan hingga Senin ini, 11 orang yang dinyatakan sembuh setelah hasil tes usap sebanyak dua kali semuanya dinyatakan negatif.
Ratri S. Survivalina mengatakan dengan tambahan pasien sembuh COVID-19 di Boyolali tersebut, jumlah yang masih dirawat di rumah sakit tersisa 21 orang.
Jumlah kasus COVID-19, di Boyolali hingga saat ini, secara akumulasi sebanyak 70 kasus. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sembuh sebanyak 47 orang, dan menjalani perawatan di rumah sakit 21 orang, sedangkan yang meninggal dunia dua orang.
Ratri mengatakan 11 pasien yang sudah dinyatakan sembuh COVID-19 tersebut satu orang di antaranya, warga Desa Sangge, Kecamatan Klego, Boyolali. Pasien berinisial Tm itu, berhasil sembuh setelah menjalani perawatan di RS Ario Wirawan Kota Salatiga, selama 51 hari.
Selain itu, satu pasien berinisial Ru warga Desa Kadipaten, Kecamatan Andong juga dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Boyolali, selama 26 hari.
Pasien lain, berisial Ha, Ag, By dan Wy semuanya warga asal Desa Tanduk, Kecamatan Ampel juga dinyatakan sembuh. Empat warga Ampel ini, menjalani perawatan intensif di RSD COVID-19 Boyolali, selama 24 hari. Lima pasien lainnya yakni berinisial Df, Dv, Ep, Eb dan Rw, warga asal Desa Sranten, Kecamatan Karanggede juga sembuh dan dizinkan pulang ke rumahnya.
"Kelima pasien asal Ampel itu, berhasil sembuh setelah dirawat di RSD COVID-19 Boyolali, selama 22 hari," kata Ratri.
Selain pasien sembuh, kata dia, Boyolali masih ada tambahan kasus baru warga Boyolali yang dinyatakan positif COVID-19. Keenam orang itu, yakni Nr warga Kecamatan Simo, Dt, dan Su warga Juwangi, sedangkan, Hr, Sw, dan Tk warga Wonosegoro. Sehingga, secara akumulasi warga positif COVID-19, di Boyolali ada 70 kasus.
Kendati demikian, pihaknya tidak henti-hentinya mengajak warga masyarakat Boyolali untuk tetap semangat melawan COVID-19 dengan berbagai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Dia mengimbau agar dibiasakan perilaku hidup bersih dengan mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker diyakini mampu menekan penularan COVID-19.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes: Mayoritas siswa SMAN 2 Kudus yang rawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang
02 February 2026 9:35 WIB
688 warga Grobogan sembuh dari dugaan keracunan MBG dan 54 jalani perawatan
13 January 2026 22:00 WIB
Terkena kuah bakso dan dilarikan rumah sakit, pedagang di Blora terjamin BPJS Ketenagakerjaan
15 August 2024 20:20 WIB, 2024
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB