"Sedangkan pasien yang meninggal sebanyak 1.043 orang. Jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 33.672 orang dan orang dalam pemantauan sebanyak 258.639 orang," kata Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Untuk orang dalam pemantauan jika dilihat detail angka per provinsi di Tanah Air, maka ini sebagian besar sudah selesai dipantau. Kemudian untuk pasien dalam pengawasan juga sebagian sudah selesai karena telah terkonfirmasi negatif.
Baca juga: Gugus Tugas : Patuh protokol kesehatan cegah gelombang kedua COVID-19
Data tersebut menunjukkan penambahan bila dibandingkan sehari sebelumnya yaitu jumlah kasus positif bertambah 568 orang dan pasien meninggal bertambah 15 orang.
Terkait peningkatan angka positif hari ini dan kemarin, ia mengatakan bahwa daerah-daerah yang memiliki gap pemeriksaan cukup jauh akan meningkat dengan cepat.
Sebagai contoh, untuk data pada Rabu (13/5) di Sulawesi Tenggara mendapatkan kenaikan 91 orang karena spesimen yang semula rencananya dikirim ke Makassar ternyata bisa diperiksa di tempat itu. Sehingga hari ini tidak ada penambahan karena seluruhnya sudah diperiksa kemarin.
Baca juga: Kominfo: Masyarakat sudah mulai paham kondisi pademi COVID-19
Sebelumnya pada Rabu (13/5) terdata 3.287 pasien sembuh dari 15.438 kasus positif dan 1.028 orang meninggal dunia.
Yurianto mengatakan seluruh provinsi di Indonesia sudah terpapar COVID-19, sedangkan kabupaten dan kota yang terdampak sebanyak 382 atau naik sebanyak tiga kabupaten dan kota dari hari sebelumnya.
Secara keseluruhan, pemerintah telah melakukan pemeriksaan usapan rongga mulut dengan berbagai jenis spesimen mencapai 173.690 spesimen.
Hasil uji spesimen tersebut merupakan gabungan dari pemeriksaan menggunakan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).
Khusus untuk TCM terdapat 719 spesimen. Apalagi dua hari lalu pemerintah sudah membagikan cartridge ke 30 provinsi khususnya 64 RSUD yang memang memiliki jarak cukup jauh untuk melakukan pemeriksaan RT-PCR di antaranya Yapen, Nabire, Timika, Mimika, Nias dan sebagainya.
Baca juga: Gugus Tugas sebut 45 tahun ke bawah boleh bekerja hanya di 11 sektor
Baca juga: 3 ABK KM Kelud dinyatakan sembuh dari COVID-19
Baca juga: Menristek: Robot RAISA bantu tenaga medis tangani pasien COVID-19
Update COVID-19 di Indonesia: 16.006 positif dan 3.518 orang sembuh
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (12/5/2020). ANTARA/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional/pri. (ANTARA/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update COVID-19 di Indonesia: 46.977 pasien sembuh, dan 88.214 kasus positif
20 July 2020 16:40 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 45.401 pasien sembuh, dan 86.521 kasus positif
19 July 2020 16:10 WIB, 2020
Pasien sembuh COVID-19 di Indonesia 43.268 orang, dan 84.882 kasus positif
18 July 2020 16:29 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 39.050 pasien sembuh, 80.094 kasus positif
15 July 2020 16:36 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 36.686 sembuh, 3.656 meninggal, dan 76.981 positif
13 July 2020 16:54 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 34.719 pasien sembuh, 74.018 kasus positif
11 July 2020 17:17 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 70.736 kasus positif, 32.651 pasien sembuh
09 July 2020 17:27 WIB, 2020
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Polres Jepara selidiki kasus kematian enam orang usai mengkonsumsi miras oplosan
11 February 2026 12:55 WIB
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Dinkes Kudus mencatat hanya tersisa dua siswa SMA Negeri 2 yang masih rawat inap
03 February 2026 11:30 WIB
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB