Merapi erupsi dengan tinggi kolom 2.000 meter
Kamis, 13 Februari 2020 6:51 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami erupsi, Kamis (13/2/2020). ANTARA/HO-BPPTKG
Yogyakarta (ANTARA) - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (13/2) pagi mengalami erupsi dengan tinggi kolom 2.000 meter dari puncak.
Melalui akun Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang dipantau di Yogyakarta menyebutkan awan panas letusan Gunung Merapi yang terekam di seismogram pada pukul 05:16 WIB memiliki durasi 150 detik dengan amplitudo 75 mm.
"Teramati tinggi kolom erupsi ±2.000 meter. Arah angin ke barat laut," sebut BPPTKG.
Asap tebal berwarna gelap terlihat jelas menyembur dari puncak Merapi pada Kamis pagi.
Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai meletusnya Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.
Baca juga: Merapi lima kali gempa guguran, warga jangan terpancing rumor erupsi
Melalui akun Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang dipantau di Yogyakarta menyebutkan awan panas letusan Gunung Merapi yang terekam di seismogram pada pukul 05:16 WIB memiliki durasi 150 detik dengan amplitudo 75 mm.
"Teramati tinggi kolom erupsi ±2.000 meter. Arah angin ke barat laut," sebut BPPTKG.
Asap tebal berwarna gelap terlihat jelas menyembur dari puncak Merapi pada Kamis pagi.
Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai meletusnya Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.
Baca juga: Merapi lima kali gempa guguran, warga jangan terpancing rumor erupsi
Pewarta : Luqman Hakim
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi, tinggi letusan hingga 900 meter
07 January 2026 11:00 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Gubernur Jateng instruksikan pembangunan jembatan aramco di jalan Grobogan-Semarang dipercepat
17 February 2026 20:07 WIB
Gubernur Jateng minta penanganan longsor Ungaran Timur tuntas dalam sepekan
17 February 2026 15:54 WIB
Tim gabungan dan warga gotong royong atasi tanggul Sungai Tuntang Demak yang jebol
17 February 2026 15:51 WIB