Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terpaksa membongkar salah satu jembatan di atas Sungai Simo yang menjadi penghubung dengan sebuah distributor elpiji karena disinyalir menjadi salah satu penyebab arus air sungai tidak lancar sehingga berpotensi menimbulkan banjir di Jalan Pati-Juwana, Senin.

Pembongkaran dilakukan oleh Satpol PP Pati, mengingat pihak distributor elpiji tidak mengindahkan imbauan Pemkab Pati untuk membongkar jembatan tersebut beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Saiful Arifin di sela-sela mengawasi pembongkaran jembatan di Pati, Senin, mengatakan jembatan di atas Sungai Simo tersebut terpaksa dibongkar karena pembangunannya tidak sesuai standar.

Baca juga: Pekalongan dan Batang banjir, ratusan warga mengungsi

Akibatnya, lanjut dia, arus air Sungai Simo yang mengalir di bawah jembatan sering melimpas hingga ke Jalan Pantura hingga menyebabkan banjir.

"Kami sudah menyampaikan hal itu kepada pemilik jembatan. Namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut, sehingga Pemkab Pati berinisiatif untuk membongkarnya sendiri," ujarnya.

Ia berharap pemilik bangunan segera membuat jembatan alternatif maupun jembatan permanen yang sesuai standar dengan menyesuaikan ketinggian jembatan di sekitar agar tidak mengganggu aliran air Sungai Simo.

Selain jembatan di depan distributor elpiji, Pemkab Pati juga akan mengecek beberapa jembatan yang diduga terjadi penyebab air sungai tidak bisa mengalir dengan lancar.

"Kami juga meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai karena ketika menumpuk dan mengganggu aliran air bisa melimpas ke jalan raya sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas," ujarnya. 

Baca juga: Si EMPU, cara dosen UNS ajak warga siaga banjir
Baca juga: Presiden Jokowi jamin ibu kota baru tidak akan banjir dan macet

Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024