Jakarta (ANTARA) - Petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather menjadi atlet berpenghasilan tertinggi selama satu dekade, mengungguli pendapatan bintang sepakbola Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Pada Selasa (24/12), majalah bisnis dan finansial yang berbasis di Amerika Serikat, Forbes kembali merilis 10 atlet dunia dengan pendapatan tertinggi, dan menempatkan Floyd Mayweather sebagai atlet terkaya dengan gaji 915 juta dolar AS (setara Rp12,8 triliun).

Separuh pendapatan Mayweather atau sekitar 500 juta dolar AS itu berasal dari pertarungan besar melawan Manny Pacquiao pada 2015 dan Conor McGregor pada 2017 lalu.

Cristiano Ronaldo berada di urutan kedua dengan pendapatan sebesar 800 juta dolar AS (setara Rp11,2 triliun). Penghasilan penyerang Juventus itu didominasi didapatkan dari sponsor dan promosi iklan di akun Instagram dan Facebooknya.

Disusul di urutan ketiga ada bintang sepakbola Barcelona Lionel Messi dengan bayaran sebesar 750 dolar AS (setara Rp10,5 triliun).

Selain itu, dalam daftar atlet terkaya tersebut juga memasukkan beberapa nama sohor seperti pebasket LeBron James, petenis Roger Federer, Tiger Woods, Kevin Durant, dan Lewis Hamilton.

Berikut daftar 10 atlet dunia dengan penghasilan tertinggi selama satu dekade:

1. Floyd Mayweather (tinju): 915 juta dolar (Rp12,8 triliun)
2. Cristiano Ronaldo (sepakbola): 800 juta dolar (Rp11,2 triliun)
3. Lionel Messi (sepakbola): 750 juta dolar (Rp10,5 triliun)
4. LeBron James (basket): 680 juta dolar (Rp9,5 triliun)
5. Roger Federer (tenis): 640 juta dolar (Rp8,9 triliun)
6. Tiger Woods (golf): 615 juta dolar (Rp8,6 triliun)
7. Phil Mickelson (golf): 480 juta dolar (Rp6,7 triliun)
8. Manny Pacquiao (tinju): 435 juta dolar (Rp6,1 triliun)
9. Kevin Durant (basket): 425 juta dolar (Rp5,9 triliun)
10. Lewis Hamilton (Formula 1): 400 juta dolar (Rp5,6 triliun)

Baca juga: China rekrut legenda tinju Mayweather demi Olimpiade

Baca juga: Mayweather tegaskan pertarungannya hanya sebatas hiburan
 

Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Antarajateng
Copyright © ANTARA 2024