Pemegang gelar juara kelas ringan dua kali Ultimate Fighting Championship (UFC) itu telah dibebaskan pada Jumat setelah mengaku bersalah dan meminta maaf kepada korbannya di Pengadilan Distrik Dublin.
"Apa yang saya lakukan itu salah. Saya ingin meminta maaf lagi kepada pihak yang terluka ... dan saya juga menjamin bahwa hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, " kata McGregor di Pengadilan Dublin, Jumat, seperti dilansir dari Reuters.
Pria yang dipukul pun telah menyatakan dalam sebuah surat yang dikirim ke pengadilan bahwa ia menerima permintaan maaf McGregor.
Pengacara McGregor, Michael Staines meminta pengadilan untuk memberi kliennya "satu kesempatan terakhir." Staines juga memohon agar hukuman yang dilimpahkan tidak mengarah pada penolakan visa ke Amerika Serikat yang menurutnya dapat menyulitkan karier McGregor.
Baca juga: McGregor minta Presiden UFC pertemukan dia dengan Frankie Edgar
Baca juga: McGregor kirim pesan misterius melalui akun Twitternya
McGregor, yang menolak berkomentar kepada media setelah sidang, pekan lalu mengumumkan rencana untuk kembali ke oktagon UFC di Las Vegas pada 18 Januari menghadapi lawan yang tidak disebutkan namanya.
Dia mengatakan dia ingin tiga pertarungan pada 2020, termasuk pertandingan ulang dengan Nate Diaz dan Khabib Nurmagomedov, yang mengalahkannya dalam laga perebutan gelar juara kelas ringan pada September lalu.
McGregor merupakan sosok yang tidak asing dengan persidangan. Pada April lalu ia muncul dengan tiga dakwaan atas penyerangan dan tindakan kriminal. Saat itu, di pengadilan New York, ia menjadi tersangka karena telah menyerang bus yang mengangkut para petarung UFC. Selain itu, ia juga melakukan kejahatan kriminal terkait dengan peristiwa pelemparan troli yang terkenal di Brooklyn Barclay's Center.
Petarung berusia 31 tahun itu juga disanksi setelah mengebut di jalan N7 di antara Limerick dan Dublin, Republik Irlandia, dengan menggunakan Range Rover. Ia memacu kendaraannya hingga 150 kilometer per jam pada Oktober 2017. Padahal jalan itu merupakan zona 100 kilometer per jam.
Atas tindakan tak patutnya itu, ia didenda 1.000 euro (15, 65 juta).
Baca juga: McGregor diperiksa atas dugaan penyerangan seksual
Hajar orang, McGregor didenda Rp15,56 juta
Sabtu, 2 November 2019 8:29 WIB
Petarung beladiri campuran Conor McGregor (kanan). ANTARA/twitter.com/@TheNotoriousMMA/aa. (twitter.com/TheNotoriousMMA)
Jakarta (ANTARA) - Petarung bela diri campuran Conor McGregor mendapat hukuman dan denda sebesar 1.000 euro (setara Rp15,56 juta) lantaran menghajar seorang pria asing yang menolak tawaran whiskey darinya di sebuah pub di Dublin pada April lalu.
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Eks petarung MMA Khabib klaim sudah tahu rencana Ronaldo kembali ke MU
04 September 2021 4:20 WIB, 2021
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Love Heals Padel Fest 2026 Semarang, padukan olahraga dan aksi kemanusiaan
05 February 2026 11:53 WIB
Berikut jadwal pekan kelima putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang
03 February 2026 9:50 WIB
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB