Dua tewas akibat truk tercebur ke sungai
Minggu, 13 Oktober 2019 13:54 WIB
Dua orang meninggal pada kejadian terceburnya truk bermuatan melinjo ke sungai Kaliakar Bandarlampung, Sabtu malam (12/10/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Bandarlampung (ANTARA) - Dua orang tewas pada peristiwa terceburnya truk bermuatan melinjo ke Sungai Kaliakar di Jalan Saleh Imba Kesuma, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung, Sabtu malam (12/10) dan sembilan orang luka-luka.
"Pada kecelakaan tunggal ini dua orang meninggal dunia setelah dibawa ke RS Daerah Tjokrodipo Bandarlampung," kata Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP Reza Khomeini, di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengatakan bahwa korban jiwa pada kecelakaan tersebut ada sebelas orang, selain dua yang meninggal, ada tujuh orang luka ringan dan dua orang lainnya luka berat.
Ia menjelaskan, pada kejadian Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB tersebut truk boks Fuso dengan Nopol D 8867 CV itu melaju dari arah Batu Putu hendak ke Pasar Tamin, namun saat di jalan Saleh Raja Kusuma Teluk Betung Selatan di dekat PT Great, rem kendaraan tersebut diduga blong.
Baca juga: Korban mobil tertimpa pohon bertambah jadi empat orang
Ditambah lagi, lanjutnya, kondisi jalan tersebut menurun dan menikung sehingga sopir kehilangan kontrol.
"Kendaraan itu sempat menabrak pagar pembatas jalan sebelum terjun ke dalam sungai dengan ketinggian 8-10 meter dari atas jalan," kata dia.
Pantauan di lokasi mobil truk warna biru yang jatuh ke sungai Kaliakar pada Sabtu malam tersebut masih belum dievakuasi dan masih dalam penjagaan kepolisian.
Identitas semua korban tersebut yakni, Jasmani (18) dan Kasturah (54) yang statusnya meninggal dunia. Sedangkan untuk yang luka berat bernama Suradi dan Sukrawi masih dalam perawatan.
Kemudian untuk yang luka ringan Devi Reza Sakti, Heriyadi, Muslik, Yusrizal, Daman, Iwan dan Beni Irawan.
Baca juga: Polisi Wonogiri selidiki tabrakan Daihatsu-Yupiter yang tewaskan pengendara
"Pada kecelakaan tunggal ini dua orang meninggal dunia setelah dibawa ke RS Daerah Tjokrodipo Bandarlampung," kata Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP Reza Khomeini, di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengatakan bahwa korban jiwa pada kecelakaan tersebut ada sebelas orang, selain dua yang meninggal, ada tujuh orang luka ringan dan dua orang lainnya luka berat.
Ia menjelaskan, pada kejadian Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB tersebut truk boks Fuso dengan Nopol D 8867 CV itu melaju dari arah Batu Putu hendak ke Pasar Tamin, namun saat di jalan Saleh Raja Kusuma Teluk Betung Selatan di dekat PT Great, rem kendaraan tersebut diduga blong.
Baca juga: Korban mobil tertimpa pohon bertambah jadi empat orang
Ditambah lagi, lanjutnya, kondisi jalan tersebut menurun dan menikung sehingga sopir kehilangan kontrol.
"Kendaraan itu sempat menabrak pagar pembatas jalan sebelum terjun ke dalam sungai dengan ketinggian 8-10 meter dari atas jalan," kata dia.
Pantauan di lokasi mobil truk warna biru yang jatuh ke sungai Kaliakar pada Sabtu malam tersebut masih belum dievakuasi dan masih dalam penjagaan kepolisian.
Identitas semua korban tersebut yakni, Jasmani (18) dan Kasturah (54) yang statusnya meninggal dunia. Sedangkan untuk yang luka berat bernama Suradi dan Sukrawi masih dalam perawatan.
Kemudian untuk yang luka ringan Devi Reza Sakti, Heriyadi, Muslik, Yusrizal, Daman, Iwan dan Beni Irawan.
Baca juga: Polisi Wonogiri selidiki tabrakan Daihatsu-Yupiter yang tewaskan pengendara
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB
BBPJN pastikan perbaikan jalan di Blora tak ganggu lalu lintas selam libur Nataru
20 December 2025 20:02 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Polres Jepara selidiki kasus kematian enam orang usai mengkonsumsi miras oplosan
11 February 2026 12:55 WIB
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Dinkes Kudus mencatat hanya tersisa dua siswa SMA Negeri 2 yang masih rawat inap
03 February 2026 11:30 WIB
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB