Polisi ungkap kasus vandalisme di Solo
Jumat, 23 Agustus 2019 18:54 WIB
Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andy Rifai saat memberikan keterangan soal kasus vandalisme di Mapolresta Surakarta, Jumat (23-8-2019). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Solo (ANTARA) - Polres Kota Surakarta masih melakukan penyelidikan untuk segera mengungkap pelaku vandalisme yang dapat memprovokasi masyarakat di Kota Solo.
"Kami berharap soal vandalisme, masyarakat Solo tidak mudah terprovokasi," kata Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, di Solo, Jumat. Vandalisme tersebut terkait masalah Papua.
Menurut Andy pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan warga Papua di Solo. Mereka juga dengan adanya isu atau vandalisme itu merasa tidak nyaman, karena mereka menyatakan bahwa kegiatan itu, bukan perbuatannya.
Baca juga: Penyedia Jasa Internet Laporkan Vandalisme Infrastruktur Telekomunikasi
Oleh karena itu, Polres mengimbau masyarakat harus bijaksana dan lebih pintar untuk melihat apakah hanya provokatif atau tidak.
Pihaknya mendapat laporkan penemuan adanya tulisan vandalisme ada tiga tempat di Solo, yakni di Jalan Juanda Purwodiningratan, Jalan Dr, Sutomo Kalitan, dan Jalan Ronggowarsito Timuran.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat agar kerja sama dengan kepolisian berpartisipasi dalam mencegah hal hal seperti itu. Tentu saja hal itu, menjadi tidak nyaman bagi warga Papua di Solo.
Baca juga: Tujuh Pelaku Vandalisme Tertangkap Tangan
Warga Papua yang tinggal di kota ini, kata dia, sudah lama dan tujuannya untuk belajar dan bekerja. Namun, adanya isu seperti itu, warga Papua yang tinggal di kota ini, merasa tidak nyaman.
"Kami sudah upayakan, agar cepat mengungkap pelakunya yang menyebar vandalisme di Solo," kata Andy menegaskan.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan vandalisme di beberapa tempat itu. Apakah murni dari kelompok itu, atau hal hal yang lain.
"Kami tetap meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan, dan juga sudah disampaikan ke petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) agar bisa mengajak masyarakat menjaga lingkungannya masing-masing.
"Kami berharap soal vandalisme, masyarakat Solo tidak mudah terprovokasi," kata Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, di Solo, Jumat. Vandalisme tersebut terkait masalah Papua.
Menurut Andy pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan warga Papua di Solo. Mereka juga dengan adanya isu atau vandalisme itu merasa tidak nyaman, karena mereka menyatakan bahwa kegiatan itu, bukan perbuatannya.
Baca juga: Penyedia Jasa Internet Laporkan Vandalisme Infrastruktur Telekomunikasi
Oleh karena itu, Polres mengimbau masyarakat harus bijaksana dan lebih pintar untuk melihat apakah hanya provokatif atau tidak.
Pihaknya mendapat laporkan penemuan adanya tulisan vandalisme ada tiga tempat di Solo, yakni di Jalan Juanda Purwodiningratan, Jalan Dr, Sutomo Kalitan, dan Jalan Ronggowarsito Timuran.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat agar kerja sama dengan kepolisian berpartisipasi dalam mencegah hal hal seperti itu. Tentu saja hal itu, menjadi tidak nyaman bagi warga Papua di Solo.
Baca juga: Tujuh Pelaku Vandalisme Tertangkap Tangan
Warga Papua yang tinggal di kota ini, kata dia, sudah lama dan tujuannya untuk belajar dan bekerja. Namun, adanya isu seperti itu, warga Papua yang tinggal di kota ini, merasa tidak nyaman.
"Kami sudah upayakan, agar cepat mengungkap pelakunya yang menyebar vandalisme di Solo," kata Andy menegaskan.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan vandalisme di beberapa tempat itu. Apakah murni dari kelompok itu, atau hal hal yang lain.
"Kami tetap meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan, dan juga sudah disampaikan ke petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) agar bisa mengajak masyarakat menjaga lingkungannya masing-masing.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satpol PP Surakarta buru pelaku aksi vandalisme terkait Persis Solo
23 November 2021 23:23 WIB, 2021
Penyedia Jasa Internet Laporkan Vandalisme Infrastruktur Telekomunikasi
27 September 2017 18:42 WIB, 2017
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB
Korlantas Polri kolaborasi dengan Senkom Mitra Polri bangun keselamatan berlalu lintas
21 January 2026 22:07 WIB