Jika berbau politis, Panitia Tabligh Akbar 212 diminta urus izin
Kamis, 10 Januari 2019 16:49 WIB
Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subhi (Foto: I.C.Senjaya)
Semarang (Antaranews Jateng) - Bawaslu Jawa Tengah menyarankan panitia Tabligh Akbar Presidum Alumni 212 yang akan digelar di Solo mengurus izin pelaksanaan kampanye jika dirasa kegiatan itu memenuhi unsur politis yang berkaitan dengan pemilu.
"Kalau memang mau kampanye silakan saja dipenuhi syarat-syaratnya untuk kampanye," kata Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Subhi usai rapat koodinasi dengan Sentra Gakkumdu Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Kamis.
Menurut dia, jika memang kegiatan tabligh akbar tersebut bertujuan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, maka jangan diisi dengan kampanye yang mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Ia mengungkapkan Bawaslu Jawa Tengah bersama Bawaslu Kota Surakarta tetap akan terjun langsung mengawasi kegiatan itu.
Pemberitahuan yang disampaikan ke pihak kepolisian, kata dia, panitia penyelenggara tabligh akbar menyatakan tidak akan ada unsur kampanye dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan Bawaslu tidak dalam posisi memberi rekomendasi boleh digelar atau tidaknya kegiatan itu.
"Sepanjang berkaitan dengan kampanye maka syarat-syaratnya harus terpenuhi. Kalau bukan, pastikan dalam kegiatan itu tidak ada kampanye," katanya.
Ia menegaskan Bawaslu akan menegur jika dalam kegiatan itu ternyata terdapat unsur kampanye terhadap salah satu calon presiden.
"Cukup pencegahan. Akan kami ingatkan, kalau nekat akan langsung kami tegur," kata mantan Ketua KPU Jawa Tengah ini.
Tabligh Akbar Presdium Alumni 212 sendiri rencananya akan digelar di kawasan Gladak di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, pada 13 Januari 2019.
"Kalau memang mau kampanye silakan saja dipenuhi syarat-syaratnya untuk kampanye," kata Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Subhi usai rapat koodinasi dengan Sentra Gakkumdu Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Kamis.
Menurut dia, jika memang kegiatan tabligh akbar tersebut bertujuan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, maka jangan diisi dengan kampanye yang mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Ia mengungkapkan Bawaslu Jawa Tengah bersama Bawaslu Kota Surakarta tetap akan terjun langsung mengawasi kegiatan itu.
Pemberitahuan yang disampaikan ke pihak kepolisian, kata dia, panitia penyelenggara tabligh akbar menyatakan tidak akan ada unsur kampanye dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan Bawaslu tidak dalam posisi memberi rekomendasi boleh digelar atau tidaknya kegiatan itu.
"Sepanjang berkaitan dengan kampanye maka syarat-syaratnya harus terpenuhi. Kalau bukan, pastikan dalam kegiatan itu tidak ada kampanye," katanya.
Ia menegaskan Bawaslu akan menegur jika dalam kegiatan itu ternyata terdapat unsur kampanye terhadap salah satu calon presiden.
"Cukup pencegahan. Akan kami ingatkan, kalau nekat akan langsung kami tegur," kata mantan Ketua KPU Jawa Tengah ini.
Tabligh Akbar Presdium Alumni 212 sendiri rencananya akan digelar di kawasan Gladak di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, pada 13 Januari 2019.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Ketenagakerjaan serahkan Rp42 juta ke ahli waris anggota Panwascam Demak
21 February 2025 16:45 WIB
Bawaslu Banyumas: Tren pelanggaran dalam setiap pilkada berubah-ubah
30 January 2025 15:04 WIB, 2025
BPJS Ketenagakerjaan serahkan santunan kematian dua pengawas pemilu di Klaten
22 January 2025 15:20 WIB, 2025
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB