2.100 keluarga di Pekalongan terisolasi rob
Rabu, 23 Mei 2018 19:03 WIB
Bupati Pekalongan meninjau permukiman penduduk yang tergenang rob. (Foto Kutnadi)
Pekalongan (Antaranews Jateng) - Sebanyak 2.100 keluarga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terisolasi karena tempat tinggal mereka tergenang rob hingga mencapai sekitar satu meter.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa pemkab telah melakukan respons cepat dengan membangun bendungan darurat di sejumlah titik agar rob dapat diminimalisasi.
"Kemarin (22/5) kami melakukan pantauan rob di beberapa lokasi seperti Desa Wonokerto Wetan, Pecakaran, dan Jeruksari. Akan tetapi, titik rob yang paling parah terjadi di Desa Jeruksari karena air mencapaui cukup tinggi, yaitu sekitar 1 meter," katanya.
Ia mengatakan pada 2018 merupakan puncak rob yang sudah terjadi sejak 2008. Ketinggian rob pun cukup signifikan sehingga sebagian warga juga sudah ada yang mengungsi.
"Banyak yang mengungsi. Kami juga langsung memberikan bantuan seperti air bersih, kesehatan, selimut, peralatan sekolah untuk anak-anak, logistik, dan dapur umum," katanya.
Kepala Desa Jeruksari Kuswanto mengatakan hampir semua rumah penduduk sudah tergenang rob sejak beberapa hari terakhir ini.
Permukiman warga Jeruksari, kata dia, memang sudah terbiasa tergenang rob tetapi pada beberapa terakhir ini genangan rob mencapai sekitar satu meter.
"Genangan rob terjadi sudah terjadi beberapa hari yang lalu secara berturut-turut. Oleh karena warga kini membutuhkan bantuan terutama kebutuhan pangan karena mereka kesulitan memasak, dapur, dan semua peralatan tenggelam oleh air rob," katanya.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa pemkab telah melakukan respons cepat dengan membangun bendungan darurat di sejumlah titik agar rob dapat diminimalisasi.
"Kemarin (22/5) kami melakukan pantauan rob di beberapa lokasi seperti Desa Wonokerto Wetan, Pecakaran, dan Jeruksari. Akan tetapi, titik rob yang paling parah terjadi di Desa Jeruksari karena air mencapaui cukup tinggi, yaitu sekitar 1 meter," katanya.
Ia mengatakan pada 2018 merupakan puncak rob yang sudah terjadi sejak 2008. Ketinggian rob pun cukup signifikan sehingga sebagian warga juga sudah ada yang mengungsi.
"Banyak yang mengungsi. Kami juga langsung memberikan bantuan seperti air bersih, kesehatan, selimut, peralatan sekolah untuk anak-anak, logistik, dan dapur umum," katanya.
Kepala Desa Jeruksari Kuswanto mengatakan hampir semua rumah penduduk sudah tergenang rob sejak beberapa hari terakhir ini.
Permukiman warga Jeruksari, kata dia, memang sudah terbiasa tergenang rob tetapi pada beberapa terakhir ini genangan rob mencapai sekitar satu meter.
"Genangan rob terjadi sudah terjadi beberapa hari yang lalu secara berturut-turut. Oleh karena warga kini membutuhkan bantuan terutama kebutuhan pangan karena mereka kesulitan memasak, dapur, dan semua peralatan tenggelam oleh air rob," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pekalongan Kota tingkatkan patroli di lokasi rawan cegah gangguan kamtibmas
10 March 2026 14:14 WIB
Pekalongan optimalkan 27 lampu pengatur lalu lintas tekan kepadatan arus kendaraan
10 March 2026 14:13 WIB
Pemkot Pekalongan tingkatkan pemeriksaan kelaikan angkutan bus untuk Lebaran
08 March 2026 13:15 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Tim relawan Sekolah Vokasi Undip terlibat pada penanganan bencana di Sumatera
19 February 2026 15:58 WIB
Gubernur Jateng instruksikan pembangunan jembatan aramco di jalan Grobogan-Semarang dipercepat
17 February 2026 20:07 WIB
Gubernur Jateng minta penanganan longsor Ungaran Timur tuntas dalam sepekan
17 February 2026 15:54 WIB