Taruna Akmil Latihan Praja Bhakti di Wonogiri
Jumat, 1 Desember 2017 19:46 WIB
Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Eko Margiyono (tengah/memegang tongkat komando) inspeksi kesiapan Latihan Praja Bhakti yang akan laksanakan taruna dan taruni Akmil di Wonogiri. (Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen Penhumas Akmil)
Magelang, ANTARA JATENG - Para taruna dan taruni Akademi Militer menjalani Latihan Praja Bhakti selama seminggu, 4-9 Desember 2017, di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sebagai implementasi nilai-nilai pembinaan teritorial dan pelaksanaan kemanunggalan TNI dan rakyat.
"Latihan Praja Bhakti merupakan wujud implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam pembinaan teritorial serta bentuk nyata pelaksanaan kemanunggalan TNI dengan rakyat," kata Gubernur Akmil Brigadir Jenderal TNI Eko Margiyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Magelang, Jumat.
Inspeksi kesiapan taruna dan taruni yang akan melaksanakan program tersebut dilakukan langsung Gubernur Akmil Eko Margiyono di Lapangan Pancasila Akmil di lembah Gunung Tidar Kota Magelang, belum lama ini.
Ia menjelaskan latihan tersebut sebagai bekal para taruna dan taruni dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan lapangan secara aplikatif.
Selain itu, ucapnya, melatih interaksi serta sensitivitas mereka dalam menemukan dan memecahkan berbagai masalah sosial dalam kehidupan masyarakat, agar kelak mereka bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Ia mengingatkan para taruna dan taruni bahwa mereka duta Akmil sehinggaharus bisa menunjukkan diri sebagai orang-orang yang terbaik, dididik, dibina, dan diasuh untuk menjadi prajurit yang profesional, serta calon pemimpin pada masa mendatang.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa TNI sebagai alat pertahanan negara tidak bisa dipisahkan dari peran rakyat. Hal itu, sebagai kunci kekuatan pertahanan semesta.
"Sejarah telah membuktikan bahwa keberhasilan TNI dalam menyelesaikan berbagai permasalahan Bangsa Indonesia di masa lalu adalah bersatunya kekuatan TNI dengan rakyat,? kata Eko Margiyono.
Latihan Praja Bhakti diikuti 521 taruna dan taruni yang terdiri atas Batalyon Taruna Dewasa atau Taruna Tingkat II berjumlah 250 taruna (230 taruna dan 20 taruni) serta Batalyon Taruna Madya/Taruna Tingkat III berjumlah 271 taruna (256 taruna dan 15 taruni).
Pembukaan kegiatan itu akan dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri dengan inspektur upacara Wakil Gubernur Akmil Brigadir Jenderal TNI Wirana Prasetya Budi.
Selama satu minggu kegiatan itu, Resimen Taruna Latihan berada di Kecamatan Pracimantoro, Batalyon Taruna Latihan I di wilayah Kecamatan Eromoko dan Batalyon Taruna Latihan II di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Komandan Resimen Taruna Akmil Kolonel Inf Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bertindak sebagai Komandan Latihan Praja Bhakti.
Para taruna dan taruni bersama masyarakat setempat, antara lain gotong royong memperbaiki rumah masyarakat yang tidak layak huni, membersihkan jalan, menanam pohon, anjangsana ke tokoh masyarakat dan pemuka agama, penyuluhan kepemimpinan atau kejuangan, serta promosi ke berbagai sekolah, baik SMA/MA maupun SMP/MTs.
"Latihan Praja Bhakti merupakan wujud implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam pembinaan teritorial serta bentuk nyata pelaksanaan kemanunggalan TNI dengan rakyat," kata Gubernur Akmil Brigadir Jenderal TNI Eko Margiyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Magelang, Jumat.
Inspeksi kesiapan taruna dan taruni yang akan melaksanakan program tersebut dilakukan langsung Gubernur Akmil Eko Margiyono di Lapangan Pancasila Akmil di lembah Gunung Tidar Kota Magelang, belum lama ini.
Ia menjelaskan latihan tersebut sebagai bekal para taruna dan taruni dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan lapangan secara aplikatif.
Selain itu, ucapnya, melatih interaksi serta sensitivitas mereka dalam menemukan dan memecahkan berbagai masalah sosial dalam kehidupan masyarakat, agar kelak mereka bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Ia mengingatkan para taruna dan taruni bahwa mereka duta Akmil sehinggaharus bisa menunjukkan diri sebagai orang-orang yang terbaik, dididik, dibina, dan diasuh untuk menjadi prajurit yang profesional, serta calon pemimpin pada masa mendatang.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa TNI sebagai alat pertahanan negara tidak bisa dipisahkan dari peran rakyat. Hal itu, sebagai kunci kekuatan pertahanan semesta.
"Sejarah telah membuktikan bahwa keberhasilan TNI dalam menyelesaikan berbagai permasalahan Bangsa Indonesia di masa lalu adalah bersatunya kekuatan TNI dengan rakyat,? kata Eko Margiyono.
Latihan Praja Bhakti diikuti 521 taruna dan taruni yang terdiri atas Batalyon Taruna Dewasa atau Taruna Tingkat II berjumlah 250 taruna (230 taruna dan 20 taruni) serta Batalyon Taruna Madya/Taruna Tingkat III berjumlah 271 taruna (256 taruna dan 15 taruni).
Pembukaan kegiatan itu akan dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri dengan inspektur upacara Wakil Gubernur Akmil Brigadir Jenderal TNI Wirana Prasetya Budi.
Selama satu minggu kegiatan itu, Resimen Taruna Latihan berada di Kecamatan Pracimantoro, Batalyon Taruna Latihan I di wilayah Kecamatan Eromoko dan Batalyon Taruna Latihan II di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Komandan Resimen Taruna Akmil Kolonel Inf Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bertindak sebagai Komandan Latihan Praja Bhakti.
Para taruna dan taruni bersama masyarakat setempat, antara lain gotong royong memperbaiki rumah masyarakat yang tidak layak huni, membersihkan jalan, menanam pohon, anjangsana ke tokoh masyarakat dan pemuka agama, penyuluhan kepemimpinan atau kejuangan, serta promosi ke berbagai sekolah, baik SMA/MA maupun SMP/MTs.
Pewarta : Hari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Akmil buka pendidikan taruna tingkat I di Lapangan Sapta Marga Akmil
01 December 2025 15:38 WIB
Gubernur Akmil berikan bekal wawasan kebangsaan siswa pelatihan Pertamina
10 November 2025 15:53 WIB