Semburan Gas Mencuat di Kebumen
Kamis, 24 Agustus 2017 14:25 WIB
Semburan gas muncul pascapengeboran sedalam 8 meter di dekat jalur rel kereta api, Desa Kabekelen RT 06 RW 02, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, Kamis (24/8/2017). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dok. Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto)
Purwokerto, ANTARA JATENG - Semburan gas dilaporkan muncul di dekat jalur rel kereta api (KA), Desa Kabekelan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akibat pengeboran sedalam delapan meter untuk keperluan proyek jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo.
Informasi yang dihimpun, Kamis, semburan gas di Desa Kabekelan RT 06 RW 02, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen tersebut terjadi sejak pukul 08.00 WIB pascapengeboran yang dilakukan oleh pekerja dari PT Yasa Pola Remaja selaku pelaksana proyek jalur rel ganda.
Saat dikonfirmasi Antara, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan pihaknya masih menunggu laporan perkembangan semburan gas tersebut dari petugas di lapangan.
"Informasi yang kami terima dari Manajer Aset, lokasi semburan gas bukan pada jalur pipa BBM (Bahan Bakar Minyak) milik Pertamina," katanya.
Dalam hal ini, kata dia, jalur pipa BBM milik Pertamina berada di sebelah utara jalur rel dengan jarak 12 meter dari as rel.
Sementara lokasi semburan berada di sebelah sebelah selatan jalur rel dan berjarak 5 meter dari as rel kereta api.
Berdasarkan informasi masyarakat setempat, lanjut dia, lokasi tersebut memang sering mengeluarkan semburan gas.
Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan institusi terkait di lokasi semburan.
"Yang pasti itu (titik semburan) bukan di jalur pipa Pertamina. Untuk sementara, jalur rel tersebut masih aman dilalui kereta api dan petugas kami di lapangan terus memantau perkembangan yang terjadi," katanya.
Informasi yang dihimpun, Kamis, semburan gas di Desa Kabekelan RT 06 RW 02, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen tersebut terjadi sejak pukul 08.00 WIB pascapengeboran yang dilakukan oleh pekerja dari PT Yasa Pola Remaja selaku pelaksana proyek jalur rel ganda.
Saat dikonfirmasi Antara, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan pihaknya masih menunggu laporan perkembangan semburan gas tersebut dari petugas di lapangan.
"Informasi yang kami terima dari Manajer Aset, lokasi semburan gas bukan pada jalur pipa BBM (Bahan Bakar Minyak) milik Pertamina," katanya.
Dalam hal ini, kata dia, jalur pipa BBM milik Pertamina berada di sebelah utara jalur rel dengan jarak 12 meter dari as rel.
Sementara lokasi semburan berada di sebelah sebelah selatan jalur rel dan berjarak 5 meter dari as rel kereta api.
Berdasarkan informasi masyarakat setempat, lanjut dia, lokasi tersebut memang sering mengeluarkan semburan gas.
Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan institusi terkait di lokasi semburan.
"Yang pasti itu (titik semburan) bukan di jalur pipa Pertamina. Untuk sementara, jalur rel tersebut masih aman dilalui kereta api dan petugas kami di lapangan terus memantau perkembangan yang terjadi," katanya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo ratas dengan DEN dan menteri terkait, pastikan pasokan stok BBM dan gas aman
12 March 2026 13:07 WIB
PGN masuk jajaran 500 perusahaan Asia - Pasifik terbaik versi majalah Time
23 February 2026 23:12 WIB
BRI Peduli Yok Kita Gas, wujud komitmen Astacita lingkungan tangani sampah
21 February 2026 22:59 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Polda Jateng terjunkan tim selidiki tabrakan Argo Bromo Anggrek dan mobil di Gr
03 May 2026 16:58 WIB