Karanganyar, ANTARA JATENG - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri didukung polres setempat telah melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris Triyono alias Gabus (31) di Watusambang RT 02 RW 06 Desa Plumbon Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin.

Menurut Kepala Polres Karanganyar Ade Safri Simanjutak, terduga teroris tersebut sebelumnya ditangkap oleh tim Densus, di depan rumahnya, Watusambang RT 02 RW 06 Desa Plumbon Kecamatan Tawangmangu Karanganyar, sekitar pukul 06.00 WIB.

Tim Densus yang didukung oleh anggota Polres Karanganyar kemudian melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Tim Densus membawa sejumlah barang bukti antara lain satu unit sepeda motor, dua unit handphone, pestisida, pupuk warna hijau dan merah, aluminium foil dan totalnya ada 10 jenis.

Tim Densus menangkap terduga teroris warga Tawangmangu tersebut karena diduga terlibat kasus kejadian bom di Solo beberapa waktu lalu. Terduga teroris ini, tinggal di rumahnya bersama istri dan putrinya.

"Yang bersangkutan kini sedang dalam pemeriksaan intensif oleh tim Densus di suatu tempat," kata Kapolres.

Pihaknya hanya diminta untuk mendukung dalam pengamanan saat kegiatan penggeledahan di rumah terduga teroris di Watusambang RT 02 RW 06 Desa Plumbon Tawangmangu.

Namun, kata Kapolres terkait barang bukti yang dibawa oleh polisi dari rumah terduga teroris sedang dalam pendalaman oleh tim Densus 88.

Sugeng Ketua RT 02 Watusambang Desa Plumbon Kecamatan Tawangmangu mengatakan dirinya melihat Triyono terakhir saat Shalat Teraweh di kampung setempat. Dia memang asli warga di desa ini, dan orangnya terkenal baik serta tiodak pernah macam-macam.

"Triyono tinggal bersama istrinya, Fitriani dan putrinya. Dia memang asli warga Desa Plumbon. Saya tidak menyangka karena dia tidak pernah macam-macam," kata Sugeng dijadikan saksi saat menggeledahan rumah terduga teroris di Tawangmangu.