Dua Orang Meninggal Akibat Tertimpa Pohon Tumbang
Minggu, 9 April 2017 1:46 WIB
Petugas gabungan melakukan upaya evakuasi terhadap salah seorang dari dua korban meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang di Desa Kutaliman, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Sabtu (8/4) malam. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Tagana Banyumas)
Purwokerto, ANTARA JATENG - Dua orang dilaporkan meninggal dunia saat berada di dalam sebuah musala yang tertimpa pohon tumbang di kompleks pemakaman Dalem Santri, Desa Kutaliman, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Saat dihubungi Antara dari Purwokerto, Sabtu malam, Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Heriyana Ady Candra mengatakan satu korban meninggal telah berhasil dievakuasi.
"Hingga saat ini (pukul 22.15 WIB) petugas gabungan masih berusaha mengevakuasi satu korban lainnya yang dipastikan sudah meninggal dunia," katanya.
Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti identitas kedua korban.
Dia mengakui upaya evakuasi korban terkendala oleh ukuran pohon yang tumbang.
Menurut dia, petugas gabungan terpaksa membongkar lantai musala agar bisa mengevakuasi korban.
"Kami kesulitan mendatangkan `crane` sehingga terpaksa membongkar dan menggali lantai agar bisa mengevakuasi korban karena ukuran pohonnya cukup besar," jelasnya.
Saat dihubungi secara terpisah, Kepala Dusun Kutaliman, Desa Kutaliman, Kecamatan Kedungbanteng, Hary Sudjatmiko mengatakan satu korban meninggal yang pertama dievakuasi bernama Ritun Subagyo, warga Kutaliman RT 05 RW 01.
Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan laporan dari warga, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak pukul 16.00 WIB.
"Pohon berdiameter 1,5 meter itu tumbang dan menimpa musala hingga rata dengan tanah. Kebetulan kedua korban sedang berada di dalam musala," katanya.
Ia mengatakan pemakaman Dalem Santri yang letaknya jauh dari pemukimam itu sering didatangi peziarah.
Menurut dia, korban yang merupakan pengantar peziarah itu sedang beristirahat di musala ditemani warga lainnya.
Saat dihubungi Antara dari Purwokerto, Sabtu malam, Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Heriyana Ady Candra mengatakan satu korban meninggal telah berhasil dievakuasi.
"Hingga saat ini (pukul 22.15 WIB) petugas gabungan masih berusaha mengevakuasi satu korban lainnya yang dipastikan sudah meninggal dunia," katanya.
Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti identitas kedua korban.
Dia mengakui upaya evakuasi korban terkendala oleh ukuran pohon yang tumbang.
Menurut dia, petugas gabungan terpaksa membongkar lantai musala agar bisa mengevakuasi korban.
"Kami kesulitan mendatangkan `crane` sehingga terpaksa membongkar dan menggali lantai agar bisa mengevakuasi korban karena ukuran pohonnya cukup besar," jelasnya.
Saat dihubungi secara terpisah, Kepala Dusun Kutaliman, Desa Kutaliman, Kecamatan Kedungbanteng, Hary Sudjatmiko mengatakan satu korban meninggal yang pertama dievakuasi bernama Ritun Subagyo, warga Kutaliman RT 05 RW 01.
Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan laporan dari warga, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak pukul 16.00 WIB.
"Pohon berdiameter 1,5 meter itu tumbang dan menimpa musala hingga rata dengan tanah. Kebetulan kedua korban sedang berada di dalam musala," katanya.
Ia mengatakan pemakaman Dalem Santri yang letaknya jauh dari pemukimam itu sering didatangi peziarah.
Menurut dia, korban yang merupakan pengantar peziarah itu sedang beristirahat di musala ditemani warga lainnya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Potensi kerugian akibat banjir di sejumlah desa Kudus ditaksir Rp533 miliar
19 January 2026 19:19 WIB
Perjalanan 23 KA Daop 4 Semarang masih dibatalkan dampak banjir di Pekalongan
19 January 2026 9:00 WIB