Harga Cabai Rawit Bertahan Tinggi
Selasa, 28 Februari 2017 13:50 WIB
Pedagang cabai di Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (28/2). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)
Purwokerto, ANTARA JATENG - Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih bertahan tinggi yang berkisar Rp130.000-Rp140.000 per kilogram
Dari pantauan di Pasar Manis, Purwokerto, Selasa, harga cabai rawit merah dalam satu pekan terakhir bertahan di kisaran Rp140.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang di Pasar Manis, Kholipah mengatakan harga cabai rawit merah dua pekan lalu sempat turun dari Rp150.000 per kilogram menjadi Rp130.000 per kilogram.
"Namun hanya bertahan sekitar dua hari dan selanjutnya naik lagi menjadi Rp140.000 per kilogram hingga sekarang," katanya.
Sementara di Pasar Wage, Purwokerto, harga cabai rawit merah bertahan di kisaran Rp130.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang di pasar terbesar se-kota Purwokerto itu, Sutirah mengatakan harga cabai rawit merah masih berfluktuasi.
"Kadang turun meskipun masih di atas Rp100.000 per kilogram, kemudian naik lagi. Sekitar dua pekan lalu sempat turun menjadi Rp120.000 per kilogram," katanya.
Oleh karena itu, dia terpaksa menjual cabai rawit merah campur cabai rawit kuning meskipun harganya tetap tinggi.
Ia mengaku membeli cabai rawit campur itu dari pedagang besar dengan harga Rp115.000 per kilogram dan selanjutnya dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, kata dia, harga bawang merah di Pasar Wage juga bertahan tinggi setelah mengalami kenaikan sejak satu pekan lalu.
"Harga bawang merah dari Brebes saat ini mencapai Rp44.500 per kilogram tapi barangnya sulit diperoleh. Ini saja saya dapat yang jelek, harga dari pedagang besar sudah mencapai Rp40.000 per kilogram," katanya.
Ia mengatakan jika sebenarnya harga bawang merah dari Wonosobo lebih murah namun konsumen lebih memilih bawang merah dari Brebes.
"Saya beli bawang merah Wonosobo dari pedagang besar dengan harga Rp29.500 per kilogram dan dijual dengan harga Rp35.000 per kilogram," katanya.
Dari pantauan di Pasar Manis, Purwokerto, Selasa, harga cabai rawit merah dalam satu pekan terakhir bertahan di kisaran Rp140.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang di Pasar Manis, Kholipah mengatakan harga cabai rawit merah dua pekan lalu sempat turun dari Rp150.000 per kilogram menjadi Rp130.000 per kilogram.
"Namun hanya bertahan sekitar dua hari dan selanjutnya naik lagi menjadi Rp140.000 per kilogram hingga sekarang," katanya.
Sementara di Pasar Wage, Purwokerto, harga cabai rawit merah bertahan di kisaran Rp130.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang di pasar terbesar se-kota Purwokerto itu, Sutirah mengatakan harga cabai rawit merah masih berfluktuasi.
"Kadang turun meskipun masih di atas Rp100.000 per kilogram, kemudian naik lagi. Sekitar dua pekan lalu sempat turun menjadi Rp120.000 per kilogram," katanya.
Oleh karena itu, dia terpaksa menjual cabai rawit merah campur cabai rawit kuning meskipun harganya tetap tinggi.
Ia mengaku membeli cabai rawit campur itu dari pedagang besar dengan harga Rp115.000 per kilogram dan selanjutnya dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, kata dia, harga bawang merah di Pasar Wage juga bertahan tinggi setelah mengalami kenaikan sejak satu pekan lalu.
"Harga bawang merah dari Brebes saat ini mencapai Rp44.500 per kilogram tapi barangnya sulit diperoleh. Ini saja saya dapat yang jelek, harga dari pedagang besar sudah mencapai Rp40.000 per kilogram," katanya.
Ia mengatakan jika sebenarnya harga bawang merah dari Wonosobo lebih murah namun konsumen lebih memilih bawang merah dari Brebes.
"Saya beli bawang merah Wonosobo dari pedagang besar dengan harga Rp29.500 per kilogram dan dijual dengan harga Rp35.000 per kilogram," katanya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPKUKM Banyumas menggandeng petani redam lonjakan harga cabai rawit merah
25 February 2026 16:04 WIB
Pemkab Banyumas jaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan jelang Ramadhan
12 February 2026 13:10 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Borobudur Indonesia Expo 2026 menjadi ajang promosi produk unggulan dan UMKM
18 September 2026 14:01 WIB
Perumda Jateng-investor Dubai teken kerja bangun kilang minyak di Jepara
17 September 2026 21:49 WIB
Pemkab Kudus tawarkan pengelolaan kawasan Museum Kretek ke swasta Rp353 juta/tahun
17 September 2026 21:11 WIB