Twitter Tutup Layanan Video Vine
Kamis, 19 Januari 2017 12:45 WIB
Vine (Antara News/flickr)
Jakarta, ANTARA JATENG - Twitter baru saja menutup layanan video Vine dan akan berubah menjadi Vine camera, seperti yang dikutip dari laman Variety.
Situs vine.co dalam FAQ menyebutkan akan berubah menjadi Vine Camera mulai 17 Januari.
Twitter pertama kali mengumumkan rencana penutupan tersebut pada Oktober lalu setelah memangkas sejumlah pegawai mereka dan berjanji pada para pemodal untuk meningkatkan fokus perusahaan.
Aplikasi baru Vine tetap dapat merekan video loop berdurasi 6 detik dan mengunggahnya ke Twitter, namun tidak memiliki fitur media sosial seperti sebelumnya.
Twitter memberikan kesempatan para pengguna mengunduh video Vine mereka melalui aplikasi mobile selama beberapa minggu belakangan, namun menghapusnya, Selasa (17/1) waktu setempat.
Perangkat pihak ketiga yang dapat mengunduh langsung dari website Vine masih berfungsi namun kemungkinan akan melanggar ketentuan penggunaan mereka.
Twitter meluncurkan Vine pada 2012 lalu, mengincar posisi sebagai layanan berbagi video.
Video berdurasi enam detik memicu kreativitas para penggunanya, mulai dari membuat lawakan tunggal, video lip sync dan sebagainya.
Tetapi, Twitter menunda menghasilkan uang dari layanan tersebut sehingga Vine harus bersaing ketat dengan Instagram, Facebook dan Snapchat.
Situs vine.co dalam FAQ menyebutkan akan berubah menjadi Vine Camera mulai 17 Januari.
Twitter pertama kali mengumumkan rencana penutupan tersebut pada Oktober lalu setelah memangkas sejumlah pegawai mereka dan berjanji pada para pemodal untuk meningkatkan fokus perusahaan.
Aplikasi baru Vine tetap dapat merekan video loop berdurasi 6 detik dan mengunggahnya ke Twitter, namun tidak memiliki fitur media sosial seperti sebelumnya.
Twitter memberikan kesempatan para pengguna mengunduh video Vine mereka melalui aplikasi mobile selama beberapa minggu belakangan, namun menghapusnya, Selasa (17/1) waktu setempat.
Perangkat pihak ketiga yang dapat mengunduh langsung dari website Vine masih berfungsi namun kemungkinan akan melanggar ketentuan penggunaan mereka.
Twitter meluncurkan Vine pada 2012 lalu, mengincar posisi sebagai layanan berbagi video.
Video berdurasi enam detik memicu kreativitas para penggunanya, mulai dari membuat lawakan tunggal, video lip sync dan sebagainya.
Tetapi, Twitter menunda menghasilkan uang dari layanan tersebut sehingga Vine harus bersaing ketat dengan Instagram, Facebook dan Snapchat.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga dan aktivis lingkungan desak pemerintah tutup permanen tambang di Bukit Jenar Banyumas
09 December 2025 16:33 WIB
Pemkab Batang tutup aktivitas pembuangan limbah industri tekstil ke sungai
18 November 2025 15:59 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB