Perhutani Kembangkan Curug Jenggala sebagi Destinasi Wisata
Minggu, 30 Oktober 2016 15:30 WIB
Wisatawan memotret kawasan wisata air terjun "Watu Manten", Desa Rahtawu, Gebog, Kudus, Jateng, Minggu (7/12). Air terjun yang berada di kawasan desa wisata itu merupakan salah satu destinasi wisata alam yang tengah dikembangkan.(ANTARA FOTO/Andreas
Purwokerto, Antara Jateng - Perusahaan Umum (Perum) Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyumas Timur mengembangkan Curug Jenggala, di Desa Ketenger, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai destinasi wisata baru.
"Curug Jenggala merupakan destinasi wisata swafoto (selfie) baru yang kami rintis bersama Lembaga Desa Masy Hutan (LMDH) Gempita, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden," kata Administrator Perum Perhutani KPH Banyumas Timur Wawan Triwibowo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu.
Ia mengatakan Curug Jenggala merupakan air terjun yang berada tepat di pertemuan dua sungai yang membentuk keindahan tiga air terjun.
Menurut dia, kucuran air yang terjun dari ketinggian berkisar 20 meter itu menimbulkan suara guruh yang membahana.
"Keindahan Curug Jenggala semakin lengkap, saat pengunjung dimanjakan berswafoto di wahan 'selfie deck' berbentuk 'love' atau Hati. Untuk berswafoto di Curug yang indah di antara rimbunnya hutan kaki Gunung Slamet ini, pengunjung cukup membayar tiket Rp5.000," katanya.
Ia mengatakan wahana "selfie deck" Curug Jenggala banyak diminati karena berdasarkan data, selama minggu pertama pembukaan destinasi wisata baru itu, jumlah pengunjung yang berswafoto di tempat itu lebih dari 3.000 orang.
Lebih lanjut, Wawan mengatakan lokasi Curug Jenggala berjarak sekitar 17 kilometer dari kota Purwokerto atau sekitar 4 kilometer sebelah barat Lokawisata Baturraden.
Menurut dia, wisatawan yang hendak menuju Curug Jenggala dapat menggunakan kendaraan roda dua hingga Kolam Tando Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ketenger.
Sementara bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan roda empat, kata dia, hanya bisa menjangkau hingga Dusun Kalipagu dan selanjutnya jalan kaki sejauh 1 kilometer menuju Kolam Tando sambil menikmati segarnya udara pegunungan dan indahnya pemandangan di lereng selatan Gunung Slamet.
"Dari kolam tando pengunjung wajib jalan kaki sekitar 15 menit untuk tiba di lokasi Curug Jenggala," katanya.
Terkait rencana pengembangan destinasi wisata Curug Jenggala, Wawan mengatakan hal itu merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Wisata Kalipagu yang dilakukan Perum Pehutani KPH Banyumas Timur.
Menurut dia, di Kawasan Wisata Kalipagu ke depan akan ada beberapa objek yang rencananya akan dikembangkan, yakni Curug Jenggala, Curug Penganten, dan Situs Batu Lumpang.
"Dalam pengembangan wisata ini, Perum Perhutani berharap dapat membantu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Oleh karena dari pendapatan tiket tersebut, 'sharing' pendapatan ke LMDH mencapai 60 perseb dan untuk Perum Perhutani hanya 40 persen," katanya.
"Curug Jenggala merupakan destinasi wisata swafoto (selfie) baru yang kami rintis bersama Lembaga Desa Masy Hutan (LMDH) Gempita, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden," kata Administrator Perum Perhutani KPH Banyumas Timur Wawan Triwibowo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu.
Ia mengatakan Curug Jenggala merupakan air terjun yang berada tepat di pertemuan dua sungai yang membentuk keindahan tiga air terjun.
Menurut dia, kucuran air yang terjun dari ketinggian berkisar 20 meter itu menimbulkan suara guruh yang membahana.
"Keindahan Curug Jenggala semakin lengkap, saat pengunjung dimanjakan berswafoto di wahan 'selfie deck' berbentuk 'love' atau Hati. Untuk berswafoto di Curug yang indah di antara rimbunnya hutan kaki Gunung Slamet ini, pengunjung cukup membayar tiket Rp5.000," katanya.
Ia mengatakan wahana "selfie deck" Curug Jenggala banyak diminati karena berdasarkan data, selama minggu pertama pembukaan destinasi wisata baru itu, jumlah pengunjung yang berswafoto di tempat itu lebih dari 3.000 orang.
Lebih lanjut, Wawan mengatakan lokasi Curug Jenggala berjarak sekitar 17 kilometer dari kota Purwokerto atau sekitar 4 kilometer sebelah barat Lokawisata Baturraden.
Menurut dia, wisatawan yang hendak menuju Curug Jenggala dapat menggunakan kendaraan roda dua hingga Kolam Tando Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ketenger.
Sementara bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan roda empat, kata dia, hanya bisa menjangkau hingga Dusun Kalipagu dan selanjutnya jalan kaki sejauh 1 kilometer menuju Kolam Tando sambil menikmati segarnya udara pegunungan dan indahnya pemandangan di lereng selatan Gunung Slamet.
"Dari kolam tando pengunjung wajib jalan kaki sekitar 15 menit untuk tiba di lokasi Curug Jenggala," katanya.
Terkait rencana pengembangan destinasi wisata Curug Jenggala, Wawan mengatakan hal itu merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Wisata Kalipagu yang dilakukan Perum Pehutani KPH Banyumas Timur.
Menurut dia, di Kawasan Wisata Kalipagu ke depan akan ada beberapa objek yang rencananya akan dikembangkan, yakni Curug Jenggala, Curug Penganten, dan Situs Batu Lumpang.
"Dalam pengembangan wisata ini, Perum Perhutani berharap dapat membantu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Oleh karena dari pendapatan tiket tersebut, 'sharing' pendapatan ke LMDH mencapai 60 perseb dan untuk Perum Perhutani hanya 40 persen," katanya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BeeFam's kembangkan usaha Madu Trigona di Jakarta Barat melalui LinkUMKM BRI
24 March 2026 19:21 WIB
Polresta Banyumas kembangkan kasus penangkapan kurir Sabu-sabu jaringan Jakarta
18 March 2026 0:58 WIB
Kembangkan material ramah lingkungan pengganti kayu, Mahasiswa UMS raih perunggu pada AISEEF 2026
28 February 2026 13:22 WIB
Ketua DPRD Jateng Sumanto ajak warga kembangkan pertanian organik skala rumah tangga
20 February 2026 18:16 WIB
UMS kembangkan konten jurnalistik karosel edukatif berakar pada identitas nusantara
12 February 2026 14:52 WIB
UMS tambah Doktor Ilmu Pendidikan, kembangkan buku Pancasila berorientasi Multiple Sources Learning
12 February 2026 14:46 WIB
UMS lahirkan Doktor Pendidikan, kembangkan inovasi media B'Math atasi rendahnya kemampuan berhitung siswa SD
12 February 2026 14:31 WIB
Terpopuler - Alfamart
Lihat Juga
Perayaan Tahun Baru, Pengunjung Objek Wisata Tawangmangu Pesta Kembang Api
01 January 2017 8:32 WIB, 2017
Sambut Tahun Baru, Boyolali Gelar Pertunjukan di 22 Titik Termasuk Godbless
29 December 2016 13:55 WIB, 2016