Cilacap, Antara Jateng - Badan "Search and Rescue" Nasional (Basarnas) melakukan upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hanyut di saluran irigasi, Desa Derik, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banjarnegara pada pukul 09.40 WIB, korban diketahui bernama Fikri Mahmud Rohman (6), warga Desa Derik RT 06 RW 03, Kecamatan Susukan, Banjarnegara," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono di Cilacap, Sabtu.

Menurut dia, peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya hendak pulang setelah melihat pekerjaan perbaikan jalan desa setempat pada Jumat (21/10), sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat mereka menyeberangi saluran irigasi, kata dia, tiba-tiba debit airnya meningkat.

"Dua rekan korban bisa menyelamatkan diri karena mereka berhasil menepi. Akan tetapi nahas, Fikri justru hanyut terbawa arus dan hingga Sabtu (22/10) belum ditemukan," katanya.

Terkait dengan informasi tersebut, pihaknya segera memberangkatkan satu tim Basarnas Pos SAR Cilacap ke lokasi untuk membantu upaya pencarian korban.

Saat dihubungi dari Cilacap, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan pihaknya baru melakukan upaya pencarian korban pada Sabtu (22/10) pagi meskipun peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (21/10).

"Kami baru menerima informasi kejadian itu tadi pagi dan segera diteruskan ke Basarnas. Upaya pencarian terhadap korban dilakukan dengan cara menyisir aliran irigasi yang memiliki lebar sekitar 3 meter itu," katanya.

Ia mengatakan saluran irigasi tersebut bermuara di Kali Sapi yang merupakan Anak Sungai Serayu.

Selain dari TRC BPBD Banjarnegara, kata dia, upaya pencarian korban juga melibatkan personel Basarnas Pos SAR Cilacap, Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI), SAR Banjarnegara, Kepolisian Sektor Susukan, dan Komando Rayon Militer Susukan.

Pewarta : Sumarwoto
Editor : Zuhdiar Laeis
Copyright © ANTARA 2026