Fidel Castro Tampil di Pertemuan Partai Komunis Kuba
Rabu, 20 April 2016 12:10 WIB
Bekas pemimpin Kuba, Fidel Castro. (REUTERS/Courtesy of Cubadebate/Handout)
Havana, Antara Jateng - Bekas pemimpin Kuba Fidel Castro pada Selasa
(19/4) tampil di pertemuan Partai Komunis Kuba, menyuarakan dukungannya
untuk reformasi ekonomi dan sosial di negara itu.
Dalam pidatonya pada penutupan acara Kongres Ke-7 Partai Komunis Kuba (PCC), Fidel Castro menyatakan mendukung perubahan ekonomi yang dimulai lima tahun lalu oleh adik lelakinya yang kini memimpin Kuba, Raul Castro.
"Kita akan mengubah apa yang perlu direformasi di negara ini sambil menjaga kesetiaan dan persatuan seperti pahlawan-pahlawan kemerdekaan kita, Marti, Maceo dan Gomez," kata Fidel Castro kepada para delegasi dan tamu yang hadir di Convention Center of Havana di ibu kota Cuba untuk menutup kongres empat hari PCC.
Fidel Castro mengatakan dia tidak berharap bisa hidup sepanjang ini, mengacu pada ulang tahun ke-90 dia yang akan datang.
Seperti dilansir kantor berita Xinhua, dia mengatakan bahwa pidato Selasa bisa menjadi pidato terakhirnya.
"Saya akan berusia 90 tahun dan giliran saya akan tiba seperti semua orang yang lain. Tapi ide komunis Kuba akan terus hidup untuk membuktikan bahwa, jika kita bekerja dengan martabat dan semangat, kita bisa menghasilkan barang-barang yang diperlukan bangsa kita," kata Fidel Castro emosional.
Dia juga mengucapkan selamat kepada Raul Castro atas usahanya memimpin proses reformasi.
Bahaya terbesar yang dihadapi kemanusiaan adalah senjata pemusnah massal, yang bisa merusak kedamaian dan ketertiban planet, kata Fidel Castro dalam pidatonya, menekankan bahwa manusia mesti beradaptasi dan lebih banyak belajar tentang dunia nyata dan bahayanya.
Dalam pidatonya pada penutupan acara Kongres Ke-7 Partai Komunis Kuba (PCC), Fidel Castro menyatakan mendukung perubahan ekonomi yang dimulai lima tahun lalu oleh adik lelakinya yang kini memimpin Kuba, Raul Castro.
"Kita akan mengubah apa yang perlu direformasi di negara ini sambil menjaga kesetiaan dan persatuan seperti pahlawan-pahlawan kemerdekaan kita, Marti, Maceo dan Gomez," kata Fidel Castro kepada para delegasi dan tamu yang hadir di Convention Center of Havana di ibu kota Cuba untuk menutup kongres empat hari PCC.
Fidel Castro mengatakan dia tidak berharap bisa hidup sepanjang ini, mengacu pada ulang tahun ke-90 dia yang akan datang.
Seperti dilansir kantor berita Xinhua, dia mengatakan bahwa pidato Selasa bisa menjadi pidato terakhirnya.
"Saya akan berusia 90 tahun dan giliran saya akan tiba seperti semua orang yang lain. Tapi ide komunis Kuba akan terus hidup untuk membuktikan bahwa, jika kita bekerja dengan martabat dan semangat, kita bisa menghasilkan barang-barang yang diperlukan bangsa kita," kata Fidel Castro emosional.
Dia juga mengucapkan selamat kepada Raul Castro atas usahanya memimpin proses reformasi.
Bahaya terbesar yang dihadapi kemanusiaan adalah senjata pemusnah massal, yang bisa merusak kedamaian dan ketertiban planet, kata Fidel Castro dalam pidatonya, menekankan bahwa manusia mesti beradaptasi dan lebih banyak belajar tentang dunia nyata dan bahayanya.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Sevilla Marah Setelah Pemain Sayap Vitolo Bergabung dengan Atletico
13 July 2017 13:23 WIB, 2017
PM Kanada Justin Trudeau Tak Mau Cabut Pujiannya Kepada Fidel Castro
28 November 2016 14:24 WIB, 2016
Ini Reaksi Presiden Terpilih Donald Trump Mengetahui Kematian Fidel Castro
27 November 2016 7:57 WIB, 2016
Ini Fakta Fidel Castro: Pidato 7 Jam Sampai 634 Kali Lolos dari Pembunuhan
26 November 2016 15:08 WIB, 2016
Fidel Castro "El Comandante" Pergi Meninggalkan Kuba untuk Selamanya
26 November 2016 15:03 WIB, 2016
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Prancis: Keputusan Donald Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global
01 February 2017 6:29 WIB, 2017