MUI Minta Masyarakat Tobat Agar Turun Hujan
Minggu, 1 November 2015 15:42 WIB
Wakil ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
"Kami mengajak masyarakat untuk memohon ampun dengan sungguh-sungguh dan mengisi setiap kesempatan dengan amal agar cobaan kekeringan segera berakhir menjadi turunnya hujan sebagai rahmat," kata Maruf Amin dalam sambutannya setelah shalat Istisqa, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu.
Ketua MUI yang baru terpilih Agustus lalu tersebut mengungkapkan perilaku manusia yang banyak melanggar ketentuan Allah SWT ini bisa menjadi penyebab kekeringan berkepanjangan hingga terjadi krisis air.
Masyarakat dari berbagai latar belakang, kata Maruf, contohnya pejabat belum maksimal melaksanakan tugas dalam memberi pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
"Contoh perbuatan yang melanggar ketentuan ini menjadi penyebab dicabutnya keberkahan yang diberikan Allah SWT," kata Maruf.
Kementerian Agama pun telah mengimbau Kantor Wilayah Kemenag dan Kantor Kabupaten Kemenag serta seluruh madrasah untuk menunaikan shalat Istiqa meskipun beberapa tempat sudah mulai turun hujan yang sifatnya tidak tentu.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan dalam shalat Istisqa yang digelar kedua kalinya setelah 11 September lalu, ini mengajak masyarakat untuk terus berikhtiar dalam mengatasi bencana kekeringan dan kabut asap luar biasa yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sekitar 15.000 orang melaksanakan shalat Istiska yang dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Hasanudin Sinaga serta khatib oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Maruf Amin.
Selain Menteri Agama, sejumlah pimpinan negara lainnya, seperti Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil turut melaksanakan snalat Istiska di Masjid Istiqlal.
Ketua MUI yang baru terpilih Agustus lalu tersebut mengungkapkan perilaku manusia yang banyak melanggar ketentuan Allah SWT ini bisa menjadi penyebab kekeringan berkepanjangan hingga terjadi krisis air.
Masyarakat dari berbagai latar belakang, kata Maruf, contohnya pejabat belum maksimal melaksanakan tugas dalam memberi pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
"Contoh perbuatan yang melanggar ketentuan ini menjadi penyebab dicabutnya keberkahan yang diberikan Allah SWT," kata Maruf.
Kementerian Agama pun telah mengimbau Kantor Wilayah Kemenag dan Kantor Kabupaten Kemenag serta seluruh madrasah untuk menunaikan shalat Istiqa meskipun beberapa tempat sudah mulai turun hujan yang sifatnya tidak tentu.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan dalam shalat Istisqa yang digelar kedua kalinya setelah 11 September lalu, ini mengajak masyarakat untuk terus berikhtiar dalam mengatasi bencana kekeringan dan kabut asap luar biasa yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sekitar 15.000 orang melaksanakan shalat Istiska yang dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Hasanudin Sinaga serta khatib oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Maruf Amin.
Selain Menteri Agama, sejumlah pimpinan negara lainnya, seperti Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil turut melaksanakan snalat Istiska di Masjid Istiqlal.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dana desa kena efisiensi, Sumanto minta kades terapkan skala prioritas pembangunan
15 February 2026 12:38 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Disdikpora Kudus minta siswa SD-SMP ikuti tes kompetensi akademik Kemendikdasmen
04 February 2026 19:39 WIB
Dinkes Semarang minta puskesmas memberi edukasi masyarakat soal virus Nipah
04 February 2026 8:39 WIB
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB
Kasus meninggalnya dua penjambret, Komisi III DPR minta Kejari Sleman hentikan perkara Hogi Minaya
28 January 2026 16:28 WIB
Kemenkum Jateng minta pemda pahami kategorisasi pidana diatur dalam UU 1/2026
19 January 2026 21:06 WIB
HNSI Batang minta nelayan pantura waspadai gelombang tinggi dan angin kencang
14 January 2026 14:52 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Kak Seto Minta Dinsos Awasi Panti agar tidak Terjadi Tindak Kekerasan
31 January 2017 15:39 WIB, 2017
Ketinggian Air Bengawan Solo di Lamongan Siaga I , Daerah Hilir diminta Waspada
31 January 2017 11:31 WIB, 2017
Khofifah Bangga Lahir dari "Rahim" NU Dibesarkan dalam Tradisi Organisasi Islam
31 January 2017 11:22 WIB, 2017
Menlu: 24 Jenazah Korban Kapal sudah Ditemukan, Delapan Siap Dipulangkan
27 January 2017 18:48 WIB, 2017
Menlu Pastikan Endah Cakrawati menjadi Korban Pesawat Jatuh di Australia
27 January 2017 17:38 WIB, 2017