Taman kali Progo Diminati untuk Wisata Pancing
Sabtu, 19 September 2015 16:33 WIB
Ilustrasi
Berdasarkan pantauan di Temanggung, Sabtu, puluhan warga terlihat memancing di pinggir sungai di kawasan ruang terbuka hijau tersebut.
Kawasan bekas pasar hewan yang disulap menjadi ruang terbuka hijau tersebut kini dilengkapi dengan beberapa bangunan untuk istirahat dan warung sehingga semakin menarik untuk rekreasi.
Warga Kedu Temanggung, Andri (30) menuturkan kawasan di bawah Jembatan Progo ini sejak dulu sering digunakan untuk memancing. "dengan dibangunnya taman ini maka jumlah pengunjung untuk memancing di sini semakin meningkat," katanya.
Ia menuturkan sering memancing di kawasan tersebut bersama teman-temannya, terutama pada hari libur atau akhir pekan.
"Meskipun kadang tidak mendapatkan ikan, kami puas dan merasa segar bisa memancing di sini," katanya.
Guna menjaga populasi sungai, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung setiap tahun selalu menebar benih ikan di Sungai Progo.
Kabid Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung Muhammad Hadi mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya menebar 40.000 ekor benih ikan di Sungai Progo.
Penebaran benih ikan di perairan umum tersebut dipusatkan di lingkungan ruang terbuka hijau Sungai Progo.
Selain di Sungai Progo, kata Hadi, 38.800 ekor benih ikan ditebar di lima sungai lain, yakni Sungai Jambe, Sombeng, Tangrum, Gondang, dan Sungai Muncar.
Ia mengatakan tujuan penebaran benih ikan di perairan umum, yakni untuk melestarikan populasi ikan di perairan umum dan meningkatkan kepedulian masyarakat untuk melestarikan lingkungan perairan umum.
"Selain itu, untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap dan meningkatkan pendapatan nelayan perairan umum termasuk para pemancing," katanya.
Kawasan bekas pasar hewan yang disulap menjadi ruang terbuka hijau tersebut kini dilengkapi dengan beberapa bangunan untuk istirahat dan warung sehingga semakin menarik untuk rekreasi.
Warga Kedu Temanggung, Andri (30) menuturkan kawasan di bawah Jembatan Progo ini sejak dulu sering digunakan untuk memancing. "dengan dibangunnya taman ini maka jumlah pengunjung untuk memancing di sini semakin meningkat," katanya.
Ia menuturkan sering memancing di kawasan tersebut bersama teman-temannya, terutama pada hari libur atau akhir pekan.
"Meskipun kadang tidak mendapatkan ikan, kami puas dan merasa segar bisa memancing di sini," katanya.
Guna menjaga populasi sungai, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung setiap tahun selalu menebar benih ikan di Sungai Progo.
Kabid Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung Muhammad Hadi mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya menebar 40.000 ekor benih ikan di Sungai Progo.
Penebaran benih ikan di perairan umum tersebut dipusatkan di lingkungan ruang terbuka hijau Sungai Progo.
Selain di Sungai Progo, kata Hadi, 38.800 ekor benih ikan ditebar di lima sungai lain, yakni Sungai Jambe, Sombeng, Tangrum, Gondang, dan Sungai Muncar.
Ia mengatakan tujuan penebaran benih ikan di perairan umum, yakni untuk melestarikan populasi ikan di perairan umum dan meningkatkan kepedulian masyarakat untuk melestarikan lingkungan perairan umum.
"Selain itu, untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap dan meningkatkan pendapatan nelayan perairan umum termasuk para pemancing," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lapas Semarang geledah hunian WBP minimal tiga kali dalam sepekan cegah peredaran narkoba
29 April 2026 12:39 WIB
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi, tinggi letusan hingga 900 meter
07 January 2026 11:00 WIB
Mantan Bupati Karanganyar dua kali mangkir sidang sebagai saksi korupsi Masjid Agung
16 December 2025 18:35 WIB
Terpopuler - Alfamart
Lihat Juga
Perayaan Tahun Baru, Pengunjung Objek Wisata Tawangmangu Pesta Kembang Api
01 January 2017 8:32 WIB, 2017
Sambut Tahun Baru, Boyolali Gelar Pertunjukan di 22 Titik Termasuk Godbless
29 December 2016 13:55 WIB, 2016