Merkel Desak Putin "Tekan" Separatis ukraina pro-Rusia
Senin, 26 Januari 2015 14:05 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel (REUTERS/Fabrizio Bensch)
Merkel meminta Putin untuk menggunakan pengaruhnya pada pemberontak untuk "menghindari eskalasi baru" dari kerusuhan, kata juru bicaranya Steffen Seibert, sehari setelah serangan roket berat menewaskan 30 warga sipil di pelabuhan timur Mariupol.
Kanselir juga mengatakan para pemberontak, sebagai penandatangan perjanjian perdamaian yang ditandatangani di Minsk tahun lalu, harus melakukan pembicaraan dengan perwakilan dari Ukraina, Rusia dan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).
Merkel juga menelpon Presiden Ukraina Petro Poroshenko untuk menawarkan belasungkawa dia atas serangan Mariupol, yang ia sebut "pelanggaran gencatan senjata yang jelas dan tidak dapat dibenarkan", kata juru bicara itu menambahkan.
(G003/F001)
Kanselir juga mengatakan para pemberontak, sebagai penandatangan perjanjian perdamaian yang ditandatangani di Minsk tahun lalu, harus melakukan pembicaraan dengan perwakilan dari Ukraina, Rusia dan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).
Merkel juga menelpon Presiden Ukraina Petro Poroshenko untuk menawarkan belasungkawa dia atas serangan Mariupol, yang ia sebut "pelanggaran gencatan senjata yang jelas dan tidak dapat dibenarkan", kata juru bicara itu menambahkan.
(G003/F001)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga dan aktivis lingkungan desak pemerintah tutup permanen tambang di Bukit Jenar Banyumas
09 December 2025 16:33 WIB
DPRD desak pelaksana proyek RSUD Kudus tambah pekerja kejar target tepat waktu
23 October 2025 8:46 WIB
PWNU DKI desak Trans7 tayangkan permohonan maaf selama tujuh hari di "prime time"
15 October 2025 14:15 WIB
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Prancis: Keputusan Donald Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global
01 February 2017 6:29 WIB, 2017