GrabTaxi ingin Perbanyak Armada
Kamis, 22 Januari 2015 10:53 WIB
Kepala Pemasaran Grab Indonesia Kiki Rizki (kiri) dan travel blogger Marischka Prudence (kanan) saat peluncuran Kampanye GrabTaxi #TaxiAman. (ANTARANews/Natisha Andarningtyas)
"Tantangan kami adalah punya lebih banyak taksi di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi," kata Kepala Pemasaran Grab Indonesia Kiki Rizki saat peluncuran kampanye "#TaxiAman" di Jakarta, Rabu.
Tanpa menyebutkan angka yang mereka miliki sekarang, Kiki mengatakan ada sekitar 150.000 taksi di wilayah Jabodetabek dan jumlah mereka belum mencapai angka itu.
"Karena keterbatasan armada, konsentrasi kami di daerah bisnis Jakarta," kata Kiki.
Menurut Kiki, jumlah yang mereka miliki kini meningkat cukup signifikan sejak aplikasi ini diluncurkan di Indonesia Juni 2014. Mereka juga telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan taksi di Indonesia.
Pemesanan taksi meningkat ketika jam makan siang, jam pulang kantor dan dibatas pukul 22.00 saat akhir pekan.
Aplikasi GrabTaxi juga terdapat di Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam dan Indonesia dan telah diunduh di sekitar tiga juta ponsel pintar di Asia Tenggara.
Menurut Kiki, Indonesia berpotensi sangat besar untuk aplikasi ini karena memiliki berpenduduk banyak.
Pengguna aplikasi dapat memesan taksi dengan memasukkan alamat penjemputan dan alamat tujuan.
Lewatn aplikasi ini, pengguna dapat mengetahui estimasi jarak dan biaya yang diperlukan, identitas dan kontak pengemudi taksi, selain dapat berbagi lokasimereka berada melalui pesan singkat, demikian Kiki.
Tanpa menyebutkan angka yang mereka miliki sekarang, Kiki mengatakan ada sekitar 150.000 taksi di wilayah Jabodetabek dan jumlah mereka belum mencapai angka itu.
"Karena keterbatasan armada, konsentrasi kami di daerah bisnis Jakarta," kata Kiki.
Menurut Kiki, jumlah yang mereka miliki kini meningkat cukup signifikan sejak aplikasi ini diluncurkan di Indonesia Juni 2014. Mereka juga telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan taksi di Indonesia.
Pemesanan taksi meningkat ketika jam makan siang, jam pulang kantor dan dibatas pukul 22.00 saat akhir pekan.
Aplikasi GrabTaxi juga terdapat di Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam dan Indonesia dan telah diunduh di sekitar tiga juta ponsel pintar di Asia Tenggara.
Menurut Kiki, Indonesia berpotensi sangat besar untuk aplikasi ini karena memiliki berpenduduk banyak.
Pengguna aplikasi dapat memesan taksi dengan memasukkan alamat penjemputan dan alamat tujuan.
Lewatn aplikasi ini, pengguna dapat mengetahui estimasi jarak dan biaya yang diperlukan, identitas dan kontak pengemudi taksi, selain dapat berbagi lokasimereka berada melalui pesan singkat, demikian Kiki.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Temanggung imbau pilih PJTKI legal jika ingin bekerja ke luar negeri
09 December 2025 13:41 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison buka kelas AI gratis, jawab kebutuhan talenta digital Indonesia
28 October 2025 15:04 WIB