Inilah Tahu Gimbal Lezat di Kota Semarang
Senin, 5 Januari 2015 10:54 WIB
image: eva/twitter.com
Setelah mencicipi menu khas tahu gimbal di sejumlah warung dan rumah makan di Ibu Kota Jawa Tengah, akhirnya mendapat rekomendasi untuk menjajal WM Tahu Gimbal Mas Aris di kawasan Citarum, sekitar 100 meter dari Jembatan Citarum.
Kendati lokasi warungnya berada di jalan kampung, ternyata kedai ini tak pernah sepi. Pasti ada rahasia yang menyebabkan warung Mas Aris laris manis jadi incaran penggemar tahu gimbal.
Selain kedainya cukup bersih, Mas Aris yang semasa zaman "perjuangan" dulu menggelar dagangan di trotoar Jalan Citarum, memang cakap meracik bumbu tahu gimbal. Ia meracik bumbu untuk setiap porsinya.
Alhasil, tumbukan bumbu yang terdiri atas kacang kupas goreng, bawang putih, dan rempah lainnya dengan takaran yang pas itu menebarkan aroma harum.
Sambil mengulek bumbu, asistennya menggoreng tahu dan gimbal hingga garing. Bagi yang belum tahu, gimbal itu semacam rempeyek udang.
Nah, setelah bumbu selesai diracik dan gimbal diangkat dari wajan, kini saatnya menata irisan tahu dan lontong di piring. Ada sekitar sembilan irisan lontong.
Di atas sumber karbohiodrat itu kemudian ditaburi kecambah, irisan kol, dan gimbal yang dipotong-otong. Langkah terakhir adalah menyiram bumbu kacang hingga rata.
Sekarang gilirannya mencecap tahu gimbal racikan Mas Aris. Benar, bumbu tahu gimbal Mas Aris memang melekat lezatnya. Gimbalnya begitu renyah, tahunya "fresh", dan kecambahnya "kriyak-kriyak".
Jangan mendebat rasa sebelum mencoba. Cukup bawa duit Rp20.000 untuk membuktikan kelezatannya.
Kendati lokasi warungnya berada di jalan kampung, ternyata kedai ini tak pernah sepi. Pasti ada rahasia yang menyebabkan warung Mas Aris laris manis jadi incaran penggemar tahu gimbal.
Selain kedainya cukup bersih, Mas Aris yang semasa zaman "perjuangan" dulu menggelar dagangan di trotoar Jalan Citarum, memang cakap meracik bumbu tahu gimbal. Ia meracik bumbu untuk setiap porsinya.
Alhasil, tumbukan bumbu yang terdiri atas kacang kupas goreng, bawang putih, dan rempah lainnya dengan takaran yang pas itu menebarkan aroma harum.
Sambil mengulek bumbu, asistennya menggoreng tahu dan gimbal hingga garing. Bagi yang belum tahu, gimbal itu semacam rempeyek udang.
Nah, setelah bumbu selesai diracik dan gimbal diangkat dari wajan, kini saatnya menata irisan tahu dan lontong di piring. Ada sekitar sembilan irisan lontong.
Di atas sumber karbohiodrat itu kemudian ditaburi kecambah, irisan kol, dan gimbal yang dipotong-otong. Langkah terakhir adalah menyiram bumbu kacang hingga rata.
Sekarang gilirannya mencecap tahu gimbal racikan Mas Aris. Benar, bumbu tahu gimbal Mas Aris memang melekat lezatnya. Gimbalnya begitu renyah, tahunya "fresh", dan kecambahnya "kriyak-kriyak".
Jangan mendebat rasa sebelum mencoba. Cukup bawa duit Rp20.000 untuk membuktikan kelezatannya.
Pewarta : Achmad Zaenal M
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Calon mahasiswa baru wajib tahu, ada lebih dari 50 pilihan prodi di UMP
17 April 2024 9:53 WIB, 2024
Wajib tahu, tips hemat listrik dengan fitur catat meter di PLN Mobile
20 January 2024 6:55 WIB, 2024