LIPI Kukuhkan Tiga Profesor Riset
Senin, 15 Desember 2014 16:41 WIB
LIPI kukuhkan tiga profesor riset - ilustrasi.(ANTARA News/Lukisatrio)
"Pengukuhan profesor riset ini menjadi yang ke-452, ke-453 dan ke-454," kata Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset Iskandar Zulkarnain di Auditorium LIPI, kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Senin.
Tiga ilmuwan LIPI yang dikukuhkan menjadi profesor riset baru ini di antaranya Dr Herman Hidayat dan Dr Endang Turmudi dari Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan serta Dr Yanni Sudiyani dari Pusat Penelitian Kimia.
Herman dan Endang dikukuhkan menjadi profesor di bidang sosiologi, sementara Yanni di bidang biologi.
Dalam kesempatan pelantikan itu, Herman memberikan orasi ilmiah sosiloginya berjudul "Tinjauan Sosiologis Pengelolaan Hutan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat".
Dia mengupas mengupas tentang pengelolaan hak pengelolaan hutan (HPH) dan HTI ke depan harus berbasis atas partisipasi masyarakat dan interaksi sosial dalam pengelolaan hutan yang lestari dan didukung oleh tiga pilar utama, yakni layak secara ekonomi, sosial dan ekologi.
Menurut dia, masyarakat lokal harus diberikan alokasi lahan 15 persen dari luas konsesi, yakni 10 persen untuk dialokasikan sebagai tanaman kehidupan seperti karet, rotan, buah-buahan dan sebagainya. Sisa lima persen lainnya diprioritaskan untuk membangun sarana dan prasarana infrastruktur seperti jalan, jembatan dan saluran air di pedesaan.
Konsesi lahan seluas 15 persen dari areal HPH dan HTI tersebut menjadi fasilitas pemberdayaan bagi penciptaan lapangan kerja, peningkatan perekonomian dan daya beli, menurunkan konflik lahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Yanni Sudiyani memaparkan orasi ilmiah dalam bidang biologi dengan judul "Pengembangan Teknologi Pengolahan Biomassa Limbah Lignoselulosa untuk Pembuatan Bioetanol Generasi Ke-2".
Yanni mengatakan besarnya peluang pengembangan teknologi pemanfaatan biomassa limbah lignoselulosa di Indonesia untuk dijadikan bioetanol generasi kedua (G2) yang menghasilkan energi alternatif ramah lingkungan.
Dia mengatakan bioetanol G2 telah berhasil dibuat dalam skala laboratorium sampai skala proyek percontohan sehingga perlu dilakukan bagi skala yang lebih besar lagi.
Untuk meningkatkan keekonomian produksi bioetanol G2, proses produksi harus dekat dengan sumber bahan baku dan konsep kilang hayati menjadi penting diterapkan.
Sedangkan, Endang Turmudi menyampaikan orasi ilmiah di bidang sosiologi dengan judul "Dinamika Islamisme dalam Perkembangan Masyarakat Indonesia Modern".
Dikatakannya, Islamisme berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat Indonesia dan telah mendinamiskan umat Islam untuk mempraktekkan Islam secara menyeluruh, meskipun hal itu juga melahirkan situasi menguatnya kekelompokkan di antara umat Islam.
Karena Islamisme juga memicu konflik di antara kelompok Islam yang ada, lanjutnya, maka para pemimpin organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah harus berusaha membawa Islamisme ke arah yang bermakna bagi persatuan umat Islam dan perdamaian dunia.
Tiga ilmuwan LIPI yang dikukuhkan menjadi profesor riset baru ini di antaranya Dr Herman Hidayat dan Dr Endang Turmudi dari Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan serta Dr Yanni Sudiyani dari Pusat Penelitian Kimia.
Herman dan Endang dikukuhkan menjadi profesor di bidang sosiologi, sementara Yanni di bidang biologi.
Dalam kesempatan pelantikan itu, Herman memberikan orasi ilmiah sosiloginya berjudul "Tinjauan Sosiologis Pengelolaan Hutan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat".
Dia mengupas mengupas tentang pengelolaan hak pengelolaan hutan (HPH) dan HTI ke depan harus berbasis atas partisipasi masyarakat dan interaksi sosial dalam pengelolaan hutan yang lestari dan didukung oleh tiga pilar utama, yakni layak secara ekonomi, sosial dan ekologi.
Menurut dia, masyarakat lokal harus diberikan alokasi lahan 15 persen dari luas konsesi, yakni 10 persen untuk dialokasikan sebagai tanaman kehidupan seperti karet, rotan, buah-buahan dan sebagainya. Sisa lima persen lainnya diprioritaskan untuk membangun sarana dan prasarana infrastruktur seperti jalan, jembatan dan saluran air di pedesaan.
Konsesi lahan seluas 15 persen dari areal HPH dan HTI tersebut menjadi fasilitas pemberdayaan bagi penciptaan lapangan kerja, peningkatan perekonomian dan daya beli, menurunkan konflik lahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Yanni Sudiyani memaparkan orasi ilmiah dalam bidang biologi dengan judul "Pengembangan Teknologi Pengolahan Biomassa Limbah Lignoselulosa untuk Pembuatan Bioetanol Generasi Ke-2".
Yanni mengatakan besarnya peluang pengembangan teknologi pemanfaatan biomassa limbah lignoselulosa di Indonesia untuk dijadikan bioetanol generasi kedua (G2) yang menghasilkan energi alternatif ramah lingkungan.
Dia mengatakan bioetanol G2 telah berhasil dibuat dalam skala laboratorium sampai skala proyek percontohan sehingga perlu dilakukan bagi skala yang lebih besar lagi.
Untuk meningkatkan keekonomian produksi bioetanol G2, proses produksi harus dekat dengan sumber bahan baku dan konsep kilang hayati menjadi penting diterapkan.
Sedangkan, Endang Turmudi menyampaikan orasi ilmiah di bidang sosiologi dengan judul "Dinamika Islamisme dalam Perkembangan Masyarakat Indonesia Modern".
Dikatakannya, Islamisme berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat Indonesia dan telah mendinamiskan umat Islam untuk mempraktekkan Islam secara menyeluruh, meskipun hal itu juga melahirkan situasi menguatnya kekelompokkan di antara umat Islam.
Karena Islamisme juga memicu konflik di antara kelompok Islam yang ada, lanjutnya, maka para pemimpin organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah harus berusaha membawa Islamisme ke arah yang bermakna bagi persatuan umat Islam dan perdamaian dunia.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Walisongo kukuhkan 10 guru besar, komitmen sebagai kampus unggul dan bereputasi global
14 February 2026 13:21 WIB
UMS kukuhkan Doktor PAI, teliti korelasi simbolisme shalat dan peningkatan ketakwaan
17 December 2025 16:35 WIB
FKG UMS kukuhkan 22 Dokter Gigi baru, tiga periode beruntun catat kelulusan 100 persen one shot
05 December 2025 18:47 WIB
UMS kukuhkan angkatan I profesi dietisien untuk siap jadi garda terdepan perbaikan gizi
09 October 2025 16:24 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB