UI Jaring Putra-Putri Terbaik Jadi Calon Rektor
Kamis, 4 September 2014 16:35 WIB
Pembukaan Pendaftaran Calon Rektor UI (dari kiri-kanan) Pejabat Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis, Ketua Pansus Pemilihan Rektor UI Amal Chalik Sjaaf, Ketua Majelis Wali Amanat UI Erry Riyana Hardjapamekas, dan Ketua Panitia Penjaringan dan
"Ini merupakan amanah PP No 68 tahun 2013 untuk membentuk panitia penjaringan dan penyaringan calon rektor dan melaksanakan penjaringan calon rektor periode 2014-2019," kata Ketua Pansus Pemilihan Rektor Majelis Wali Amanah (MWA) Amal Chalik Sjaaf di Jakarta, Kamis.
Amal Sjaaf mengatakan, ini pertama kalinya UI mengundang pihak luar civitas akademika UI menjadi calon rektor karena sejak 2013 UI sudah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. Status tersebut menempatkan UI sebagai PTN otonomi.
Pendaftaran calon rektor telah dibuka sejak 11 Agustus 2014 dan ditutup pada 11 September mendatang. Diharapkan pada 19 September 2014 akan diperoleh minimal 25 bakal calon yang lolos seleksi administrasi.
Kriteria calon rektor yang diharapkan memimpin UI adalah yang memiliki integritas, komitmen dan berwawasan luas mengenai perguruan tinggi serta mampu membawa dan menggali potensi UI.
Sekretaris Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) Debie Dahlia mengatakan, hingga saat ini baru 10 orang baik dari kalangan UI maupun pihak luar yang mendaftar secara online.
"Sembilan orang dari UI dan satu dari luar. Kita harapkan sampai akhir pendaftaran semakin banyak yang mendaftar. Kita maklum karena saat ini pemerintah juga tengah menjaring orang-orang terbaik untuk menjabat menteri," kata Debie Dahlia.
P3CR saat ini aktif menjaring dan mengundang calon rektor serta meminta masukan dari civitas akademik dan masyarakat.
Masukan bisa disampaikan melalui media sosial, pesan singkat dan lainnya. Selain itu juga panitia menerima masukan dari mahasiswa baru UI yang menyampaikan harapannya melalui 7.000 surat terhadap rektor UI.
Proses akhir pemilihan rektor dilakukan melalui debat publik di depan civitas akademika UI dan umum. Selanjutnya MWA akan menetapkan rektor terpilih dan dilantik pada 27 November 2014.
Amal Sjaaf mengatakan, ini pertama kalinya UI mengundang pihak luar civitas akademika UI menjadi calon rektor karena sejak 2013 UI sudah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. Status tersebut menempatkan UI sebagai PTN otonomi.
Pendaftaran calon rektor telah dibuka sejak 11 Agustus 2014 dan ditutup pada 11 September mendatang. Diharapkan pada 19 September 2014 akan diperoleh minimal 25 bakal calon yang lolos seleksi administrasi.
Kriteria calon rektor yang diharapkan memimpin UI adalah yang memiliki integritas, komitmen dan berwawasan luas mengenai perguruan tinggi serta mampu membawa dan menggali potensi UI.
Sekretaris Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) Debie Dahlia mengatakan, hingga saat ini baru 10 orang baik dari kalangan UI maupun pihak luar yang mendaftar secara online.
"Sembilan orang dari UI dan satu dari luar. Kita harapkan sampai akhir pendaftaran semakin banyak yang mendaftar. Kita maklum karena saat ini pemerintah juga tengah menjaring orang-orang terbaik untuk menjabat menteri," kata Debie Dahlia.
P3CR saat ini aktif menjaring dan mengundang calon rektor serta meminta masukan dari civitas akademik dan masyarakat.
Masukan bisa disampaikan melalui media sosial, pesan singkat dan lainnya. Selain itu juga panitia menerima masukan dari mahasiswa baru UI yang menyampaikan harapannya melalui 7.000 surat terhadap rektor UI.
Proses akhir pemilihan rektor dilakukan melalui debat publik di depan civitas akademika UI dan umum. Selanjutnya MWA akan menetapkan rektor terpilih dan dilantik pada 27 November 2014.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejagung menetapkan 3 eks pejabat BGN sebagai tersangka korupsi tata kelola MBG
03 June 2026 19:34 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Menristekdikti: Program "Sarjana masuk desa" Berikan Inovasi Pertanian dan Peternakan
31 January 2017 15:33 WIB, 2017
Pagelaran Wayang Kulit, PDIP Ingin Masyarakat Jakarta Junjung Tinggi Kebhinekaan
29 January 2017 7:05 WIB, 2017
Presiden ingin Sekolah Wajibkan Murid ikut Kegiatan Luar dalam Ekstrakulikuler
26 January 2017 12:50 WIB, 2017
Presiden: Kartu Indonesia Pintar yang akan Dibagikan pada 2017 Sebanyak 19 Juta
26 January 2017 12:02 WIB, 2017
Kemendikbud tidak hanya Menghabiskan Uang, tetapi bisa Menghasilkan Uang, Kata Muhajir
24 January 2017 11:23 WIB, 2017
Mendikbud: Pengalihan Penyelenggaraan SMA/SMK ke Provinsi Diperbaiki
17 January 2017 14:52 WIB, 2017
Nilai-Nilai Kebhinekaan perlu Dipelihara dan Dikembangkan seluruh Lembaga Pendidikan
17 January 2017 12:11 WIB, 2017
Menhub Ingin Pilot lulusan sarjana menambah Kedewasaan dan Wawasan Luas
13 January 2017 18:05 WIB, 2017