
Musim Kemarau, Waspadai Diare dan Ispa

"Di musim kemarau, debu relatif tinggi sehingga masyarakat perlu mewaspadai penyakit ISPA. Penyakit yang berhubungan dengan perut seperti diare dan sebagainya juga sering terjadi saat musim kemarau," kata Kepala Dinkes Cilacap, Bambang Setiyono di Cilacap, Selasa.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap "fit" sehingga bisa terhindar dari penyakit-penyakit tersebut.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menutup makanan agar tidak terkena debu, cuci tangan sebelum makan dan menggunakan masker saat bepergian dengan sepeda motor.
Bambang mengatakan bahwa penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) kemungkinan masih terjadi saat musim kemarau meskipun tidak sebanyak ketika musim hujan.
"Kalau musim kemarau otomatis kasusnya (kasus DBD) turun karena tempat perindukkannya relatif lebih sedikit dibanding saat musim hujan. Namun, warga harus tetap rajin menguras bak mandi paling tidak seminggu sekali dan menjaga kebersihan lingkungan," katanya.
Menurut dia, pemberantasan penyebaran DBD idealnya merupakan pekerjaan semua orang, bukan hanya tanggung jawab Dinkes.
"Kalau warga tidak rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk, ya tidak menyelesaikan masalah," tegasnya.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
