Logo Header Antaranews Jateng

Enggan Bayar Pajak, Awas Kena Sanksi

Jumat, 11 April 2014 12:43 WIB
Image Print
(ditjen pajak)


"Sekarang ini masih banyak masyarakat yang jangankan membayar, lapor SPT (Surat Pemberitahuan Pajak) saja sangat sulit," ujarnya saat media gathering di Balemong Ungaran, Jumat.

Edi mengatakan di manapun berada pajak tak bisa dihindari untuk itu bagi wajib pajak yang enggan membayarnya akan diberikan sanksi.

"Pajak yang diterima negara ini diharapkan mampu berbalik ke masyarakat, melalui pembangunan negara maka akan meningkatkan kesejahteraan dan keadilan," tukasnya.

Membayar pajak sendiri merupakan kewajiban masyarakat yang sudah berpenghasilan hingga petinggi negara dan bukan tugas mudah bagi DJP untuk bisa menghimpun pajak dari para wajib pajak.

"Upaya kami untuk mengingatkan wajib pajak agar melakukan kewajibannya seperti halnya menangkap belut, bukan hal yang mudah dilakukan," jelasnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat tidak hanya menuntut agar negara bisa memberikan fasilitas, rasa aman, dan infrastruktur tanpa memberikan dukungan langsung.

"Kami tidak bisa tanpa dukungan dari masyarakat, tidak hanya dukungan politik namun juga ekonomi, salah satunya dengan membayar pajak ini," jelasnya.

Instruksi yang bisa menciptakan keadilan ekonomi adalah pajak, diharapkan pajak bisa menjadi rem bagi lajunya pihak tertentu dalam mendapatkan peluang ekonomi.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026