Logo Header Antaranews Jateng

Bendahara PPK Dirampok, Rp500 Juta Melayang

Selasa, 1 April 2014 20:44 WIB
Image Print
Ilustrasi (antaranews.com)

Akibat peristiwa tersebut, uang sebanyak Rp537.171.000 yang sedianya akan digunakan untuk keperluan pembuatan TPS, honor KPPS, honor PPS, dan honor PPK, serta keperluan sekretariat PPK Windusari amblas dibawa kabur perampok yang diduga berjumlah dua orang.

Divisi Hukum, Pencalonan, Kampanye, dan Pengawasan KPU Kabupaten Magelang, Reni Pujiastuti, mengatakan berdasarkan keterangan korban, peristiwa perampokan terjadi saat kendaraan yang dipakai untuk mengambil uang kempes di Jalan Raya Magelang-Semarang, tepatnya di Desa Sambung, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang sekitar pukul 12.30 WIB.

Ia mengatakan saat kejadian di dalam mobil dinas kecamatan tersebut terdapat tiga orang, yaitu bendahara PPK Windusari, Widayat, pembantu bendahara Manulang, dan sopir Darsin.

"Mereka dalam perjalanan usai mengambil uang dari Bank BRI Cabang Muntilan. Sampai di lokasi kejadian, ban mobil belakang sebelah kiri kempes, kemudian Pak Widayat dan sopir turun untuk mengecek ban, sedangkan Pak Manulang di dalam mobil," katanya.

Tiba-tiba pintu mobil sebelah kanan dibuka oleh orang tidak dikenal dan langsung berusaha merebut tas berisi uang yang didekap oleh Manulang. Sempat terjadi aksi tarik menarik antara perampok dan Manulang, karena kalah kuat perampok akhirnya berhasil merebut tas beserta isinya.

"Pelaku yang membuka pintu sempat bolak-balik di sekitar mobil dan membeli buah duku di dekat lokasi. Usai merebut tas, dia kabur bersama salah satu temannya yang mengendarai sepeda motor. Menurut keterangan, mereka tidak memakai helm," kata Reni.

Pascaperistiwa tersebut, katanya, KPU akan mengambil langkah berupa pelaporan kepada KPU Provinsi sambil menunggu proses penyelidikan berlangsung.

Sesuai standar operasional prosedur, katanya, pengambilan uang di atas Rp50 juta harus dengan pengawalan petugas keamanan.

Namun demikian, PPK Kecamatan Windusari kemarin tidak dikawal oleh satu pun petugas keamanan.

Ia mengatakan, dana cadangan untuk mengganti uang yang hilang tersebut belum ada alokasi. Pihak KPU berencana melakukan aksi solidaritas sesama penyelenggara.

"Sesama PPK akan melakukan aksi solidaritas, tetapi akan kami bicarakan dulu di level komisioner, yang penting pemilu berjalan," katanya.

Kapolsek Secang AKP Sukirman mengaku masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan intensif atas kasus tersebut.

"Beruntung korban tidak mengalami luka. Berdasarkan keterangan korban, pelaku tidak membawa senjata tajam. Kami masih akan melakukan pemeriksaan intensif," katanya.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026